Luapan Sungai Balangan dan Pitap Beri Dampak Ribuan Rumah

PARINGIN – Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan saat ada sekitar empat kecamatan yang terdampak luapan dua buah induk sungai yakni Sungai Pitap dan Sungai Balangan.

Untuk di wilayah dua kecama ini yakni kecamatan Tebing-Tinggi dengan sungai Pitap dan Halong air dengan sungai Balangan sudah meluap sejak kemarin Sabtu (16/04/2022) dan saat ini sudah mengalami penurunan intensitas air.

Data terakhir untuk wilayah kecamatan Halong air mulai naik sekitar 23.00 WITA ada sekitar empat desa terdampak diantaranya Desa Baruh Penyambaran, Binjai Punggal, Halong, dan Tabuan, dengan total ada 618 yang terdampak luapan air sungai Balangan dengan ketinggian antara 30 cm sampai 2 meter, sementara untuk wilayah kecamatan Tebing-Tinggi air mulai naik sekitar 15.25 WITA, ada empat desa terdampak yakni Desa Mayanau, Sungsum, Auh dan Juuh dengan total 53 rumah terdampak dan ada 39 buah rumah terendam.

“Ya betul berdasarkan laporan yang kami terima di lapangan memang ada kenaikan debit air tapi masih dalam status terkendali dan aman. Untuk hari ini yang mulai terdampak beberapa desa kecamatan Juai dan awayan,” ungkap Plt BPBD Balangan H Rahmi pada Minggu (17/04/2022) 13.04 WITA ketika di hubungi melalui aplikasi WhatsApp.

Untuk sementara itu, ada sekitar 598 rumah dan enam desa terdampak untuk wilayah kecamatan Awayan dengan ketinggian 20 cm hingga 1 meter, sementara itu untuk data di wilayahnya kecamatan Juai ada dua desa dengan total 349 rumah terdampak.

Dengan demikian dari empat kecamatan yang terdampak total ada 6 desa dan 1.618 rumah terdampak luapan dari sungai Balangan dan sungai Pitap.

Dalam hal ini Plt BPBD Balangan itu memberikan himbauan dan peringatan dini kepada warga masing-masing wilayah kecamatan melalui para camat, polsek dan koramil sudah disampaikan.

“Langkah konkrit saat ini masih terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca dan debit air, melakukan pendataan dampak yang ditimbulkan. Belum diperlukan evakuasi maupun pengarahan logistic,” sebutnya.

Untuk saat ini, lanjutnya intensitas air di beberapa wilayah tersebut sudah mengalami penurunan. Kalo debit air tidak bertambah masih seperti ini, kemungkinan ke hilir (wilayah kecamatan Lampihong dan Paringin) tidak akan terlalu besar kenaikan dan dampaknya.

Wilayah teritorial Kabupaten Balangan perlu kita ketahui adalah daerah pegunungan, hingga apabila ada hujan dengan instansi tinggi di wilayah pegunungan dalam hal ini adalah wilayah Halong dan Tebing Tinggi yang mana muara dari sungai Balangan dan Pitap tentunya bakan memberikan dampak besar apa lagi sampai airnya meluap, maka siapa siap saja akan memberikan dampak pada kecamatan yang di bawahnya seperti Awayan, Juai, Paringin, Lampihong.

RIL

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Posts