Silaturahmi, Buka Puasa Bersama Sekaligus Penutupan Karantina Tahfidz 2022

Bertempat di Mesjid Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai dilaksanakan silaturahmi dan buka puasa bersama sekaligus penutupan karantina tahfidz 2022, Selasa (19/4/2022)

Amuntai, infobanua.co.id – Bertempat di Mesjid Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai dilaksanakan silaturahmi dan buka puasa bersama sekaligus penutupan karantina tahfidz 2022, Selasa (19/4/2022)

Hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Husairi Abdi, Lc, Ketua Umum Pengurus Yayasan Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai KH. Husin Nafarin, Lc, MA, serta dewan pembina, dewan pengawas, pengurus yayasan, dosen dan dewan guru pondok pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai.

Pembina program karantina tahdizh Ponpes Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai ust. H. Alfian Noor, Lc, M.Pd.I dalam sambutannya mengatakan jumlah peserta tahdizh putra 63 orang, dan programnya ada 15 hari dan ada yang 20 hari. Adapun peserta tahfidz putra ada 57 orang dengan program 20 hari.

“Alhamdulillah ini selalu berjalan setiap tahun, dan kita berharap peserta sekalian benar-benar menjadi penghapal Al-Qur’an dan bisa melanjutkan hapalannya diluar daripada bulan Ramadhan nanti” ucapnya

Ust. Alfian juga berkomitmen untuk benar-benar mengembangkan program tahfidz Qur’an ini menjadi program prioritas di ponpes Rasyidiyah Khaliyah Amuntai, bahkan disebutkan baru-baru ini ponpes Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai sudah mewisuda santri sebanyak 45 orang yang sudah hafal 30 juz Al-Qur’an.

“Seorang santri yang hafal Al-Qur’an, yang benar bagus bacaan Al-Qur’an nya, yang akhlaqnya bagus, itu adalah aset, menjadi amal jariyah baik untuk para guru terlebih lagi bagi kedua orang tuanya” ungkapnya

Adapun Ketua Umum Pengurus Yayasan Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai KH. Husin Nafarin, Lc, MA mengatakan beruntung sekali orang yang bisa menghapal Al-Qur’an, membaca dan mencintai Al-Qur’an.

Anak yang mengahapal Al-Qur’an akan memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya kelak diakhirat. Al-Qur’an juga akan menjadi teman kita saat menghadapi sakaratul maut sehingga berkat Al-Qur’an ini malaikat akan mencabut ruhnya dengan sangat lemah lembut. Begitu pula ketika kita berada didalam kubur Al-Qur’an ini kembali menjadi teman kita. Menjadi syafaat dihari kiamat, menjadi penerang dikala kita melewati jembatan shiratal Mustaqim, dan mendinding daripada siksa neraka.

Plt. Bupati HSU H. Husairi Abdi, Lc bersyukur bisa menghadiri kegiatan buka puasa dan silaturahmi ini. Menurut Husairi kegiatan tahdizh Qur’an ini sangat bagus karena berhasil mencetak generasi tahfidz atau penghapal Al-Qur’an sekaligus mengisi kegiatan di bulan Ramadhan ini.

“Kepada para santri agar apapun ilmu yang didapat di ponpes Rasyidiyah Khaliyah Amuntai ini bisa bermanfaat dikemudian hari baik untuk pribadi, keluarga maupun masyarakat banyak” ungkapnya

Husairi juga menghimbau kepada para santri untuk semangat menuntut ilmu setinggi-tingginya dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif disekitar kita.

Fai/IB

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Posts