DPRD Banjarmasin Inginkan Komite Disabilitas, Ruang Inklusi dan Bangunan Ramah Disabilitas

BANJARMASIN – Penting bagi negara merealisasikan pembangunan inklusif bagi penyandang disabilitas sehingga mereka dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan dan turut berkontribusi dalam mencapai sumber daya manusia bermutu.

Dalam mencapai itu DPRD Kota Banjarmasin menggelar rapat pansus bersama instansi terkait untuk melakukan revisi Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas.

“DPRD Kota Banjarmasin menggelar rapat akhir untuk merevisi Perda  Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas melibatkan instansi terkait di Pemko Banjarmasin,” kata Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Noor Latifah, Rabu (20/4/2022).

Kata Latifah, pansus sebelumnya sudah beberapa kali melakukan pembahasan. Dan pada hari ini adalah pembahasan final. “Kami bahas pasal per pasal. Agar tidak ada satu pun pasal yang tertinggal. Agar apa yang menjadi hak disabilitas terpenuhi,” katanya.

Menurut Latifah, didalam perda ini poin yang terpenting adalah komunikasi dengan organisasi disabilitas yang di Kota Banjarmasin. Jadi sesuai amanah Udang-undang Nomer 8 tahun 2016 bahwa dalam perda harus ada unit layanan disabilitas di setiap dinas harus ada.

“Kenapa dalam perda ini harus ada, karena untuk mempermudah informasi yang diberikan kepada penyandang disabilitas. Misalkan ada unit layanan disabilitas  di sekolah-sekolah akan lebih bagus lagi ada disediakan layanan disabilitas, di disdukcapil, PDAM, dll,” katanya.

Latifah berkata, yang tak kalah pentingnya guna memaksimalkan layanan kepada penyandang disabilitas. SDM yang mengerti Bahasa isyarat harus disiapkan. “Instansi terkait harus segera menyiapkan SDM yang mengerti bahasa isyarat dengan menggelar pelatihan-pelatihan,” ujarnya.

DPRD Kota Banjarmasin juga berharap Pemko Banjarmasin dalam rangka pemberdayaan penyandang disabilitas membentuk Komite Disabilitas yang beranggotakan dari stake holder untuk mengefektifkan komunikasi membahas persoalan disabilitas. Juga penyediaan Ruang Inklusi Center bagi penyandang disabilitas. DPRD Banjarmasin juga berharap kepada PUPR mensosialisasi bangunan yang ramah disabilitas.

 

Maulida

 

 

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Posts