Media Terverifikasi Dewan Pers
RedaksiPrivacy Policy
JATIM  

Massa GPI Datangi Kantor DPRD

banner 120x600
banner 468x60

Blitar, infobanua.co.id – Ratusan massa yang tergabung dalam LSM Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI), mendatangi kantor DPRD Kabupaten Blitar, jalan Kota Baru, Kanigoro, dan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar di Kanigoro.

Massa yang dikoordinasi oleh ketuanya, Joko Prasetya, melakukan aksi mosi tidak percaya terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar. Selasa 27 September 2022.

banner 325x300

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, massa GPI menuntut adanya keberanian DPRD Kabupaten Blitar untuk segera mencabut Perda Parkir Berlangganan yang diduga illegal, percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang dianggap lamban, hancurnya oligarki dan pembubaran TP2ID, seribu sumur yang terbengkalai, dan sekolah gratis yang dijanjikan oleh Bupati Blitar, Rini Syarifah saat kampanye.

Selain itu massa juga melakukan orasi terbuka mengkritisi adanya dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Blitar, khususnya untuk struktural Kasi hingga Kepala Dinas.

Ketua GPI, Joko Prasetya dalam orasinya mengatakan, pihaknya akan selalu memantau setiap program-program yang ada di Pemkab Blitar.

“Rusaknya pemerintahan ini karena ada jual-beli jabatan, jika berjalan sesuai undang-undang yang berlaku, maka pemerintahan di Kabupaten Blitar tidak amburadul seperti ini,” kata Ketua GPI, Joko Prasetya, dengan suara lantang.

Aksi massa GPI di depan gedung DPRD Kabupaten Blitar, juga melakukan aksi orasi untuk menyampaikan pendapat di muka umum dengan meyampaikan aspirasi dari rakyat dan selama ini yang banyak dikeluhkan adanya infrastruktur jalan yang banyak mengalami kerusakan dan tidak sedikit yang menjadi korban.

Usai melakukan orasi, beberapa perwakilan GPI memasuki Kantor DPRD dan ditemui oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Blitar, Haris Susanto, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Dicky Cubandono, Kabid Menejemen Dishub Kabupaten Blitar, Anjar Eko Juliatmanto, Kabag Ops Polres Blitar, Kompol Mulyanto, dan Kapolsek Kanigoro, AKP Try Wahyudi.

Selesai melakukan aksi, massa GPI membubarkan diri, namun apabila semua tuntutannya tidak dihiraukan, maka GPI akan melakukan aksi lagi dengan membawa massa yang lebih banyak (Eko.B).

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *