BERAU, infobanua.co.id – Kapolres Berau AKBP Sindhu Brahmarya melalui Kasi Humas Polres Berau IPTU Suradi didampingi Kasat Resnarkoba AKP Didin Nurdin menjelaskan, pengungkapan dilakukan berkat adanya laporan masyarakat, yang kemudian ditindaklanjuti oleh tim Polres Berau maupun Polsek setempat, melakukan pengungkapan ini.

“Target dalam sebulan yakni di Bulan September 2022 polisi menerima 12 laporan dengan mengamankan 13 tersangka dan menyita barang bukti sebanyak 151,89 gram sabu-sabu,” jelas, IPTU Suriadi, di Konferensi Pers, Polres Berau, Kamis 29/9/2022.

Mulai dari pengungkapan yang dilakukan, pada tanggal 3 September 2022 di Kampung Labanan dengan BB 5,17 gram dan 1 tersangka, selanjutnya tanggal 10 di Jalan Murjani 2 tersangka dengan BB 9,58 gram.

Tanggal 11 September TKPnya di Pulau derawan dengan 1 tersangka dan BB 2,49 gram diamankan.

Pada tanggal 14 di Jalan SA Maulama dengan 1 tersangka diciduk berserta Barang bukti 51,87 gram.

Di Polsek Tanjung berhasil mengungkap pada tanggal 15 September di Jalan P. Panjang dengan 1 tersangka dan BB 0,55 gram.

Polsek Sambaliung mengungkap di tanggal 15 September di Jalan Gatot Subroto, Bedungun dengan 1 tersangka dan BN 0,28 gram.

Pada tanggal 20 September 2022, polisi melakukan pengungkapan di Jalan Milono, dengan mengamankan 1 tersangka dan BB 47,27 gram berlanjut tanggal 22 september, Jalan Campak 3, Gang Swadaya, polisi kembali amankan 1 orang tersangka dengan BB 0,79 gram.

Pada 26 Septembet 2022, Polsek Sambaliung mengungkap kasus yang sama dengan 1 tersangka dan BB 0,65 gram.

Dihari yang sama pun Polres Berau melakukan pengungkapan di Jalan poros Tanjung Batu bekerjasama dengan Satpolairud, pada pengungkapan ini polisi mengamankan 1 tersangka dengan BB 28,32 gram.

Terkahir, pada tanggal tanggal 28 September, polisi kembali melakukan pengungkapan di Jalan Mangga 3 dengan 1 tersangka dan Bn 3,67 gram. Pada hari yang pun mengamankan 1 tersangka di Jalan Cut Nyak Dien dengan BB 1,25 gram.

“Dari seluruh tersangka semuanya merupakan pengedar dan ada dua orang yang merupakan satu jaringan serta satu orang merupakan residivis yang diketahui baru 1 minggu keluar dari penjara dengan kasus yang sama,” terangnya. (ded/ski)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *