Cianjur, infobanua.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Cianjur, mengungkapkan hingga bulan September tahun 2022 ini telah membayarkan klaim jaminan kepada pesertanya sebesar Rp.70,6 Miliar dari berbagai jenis jaminan.

“Klaim jaminan yang telah kami bayarkan kepada peserta dari Januari hingga September 2022 ini sebesar Rp.70,6 Miliar,”kata kepala cabang BPJS ketenagakerjaan Kabupaten Cianjur, Waluyo Suparto,saat di temui, Jum’at (30/09/2022).

Waluyo menjelaskan total pembayaran klaim jaminan tersebut merupakan pembayaran dari semua program atau jenis jaminan para peserta yang terdaftar dalam BPJS ketenagakerjaan seperti jaminan program JKK,JKM,JHT dan JP serta program Beasiswa.

Ia juga menjelaskan, skup BPJS Ketenagakerjaan berbeda dengan BPJS Kesehatan. Kalau BPJS Kesehatan seluruh masyarakat Cianjur, sementara untuk BPJS Ketenagakerjaan hanya masyarakat pekerja.

“Namanya pekerja itu ada yang bukan penerima upah dan penerima upah.ke dua segmen ini yang perlu dicermati itu pekerja yang bukan penerima upah, di Cianjur itu potensinya banyak. Yang tadinya penerima upah akan beralih ke bukan penerima upah.”jelas Waluyo.

Waluyo menerangkan sangat banyak manfaat bagi masyarakat yang bisa di ambil jika menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan untuk jaminan dan perlindungan bagi masyarakat atau pekerja seperti contohnya program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) oleh karena itu pihaknya mengimbau kepada pekerja yang belum terdaftar baik itu peserta penerima upah (PPU) maupun yang bukan penerima upah (BPU) seperti petani, nelayan, pedagang, agar segera mendaftarkan dirinya.

“BPJS ketenagakerjaan itu manfaatnya sangat banyak dan iurannya juga sangat murah,kita mengimbau kepada pekerja yang belum terdaftar segera mendaftar sebagai jaminan dan perlindungan bagi mereka,”ucapnya.

Waluyo menuturkan pihaknya pun terus aktif mensosialisasikan serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat dan pentingnya menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan karena visi pihaknya dengan pemerintah sama yaitu untuk memajukan masyarakat, mensejahterakan masyarakat pekerja.

“Media juga bisa mendorong itu, kenapa, visi kami dengan pemerintah sama untuk memajukan masyarakat, mensejahterakan masyarakat pekerja. Makannya kami terus berkolaborasi dengan Pemerintah melalui Disnakertrans, tentunya kami akan membantu. Jadi seperti petani, nelayan, itu kan pekerja dengan iuran yang sangat kecil,”pungkasnya.

Hasbi (Abi)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *