Blitar, infobanua.co.id – Untuk mencegah atau setidaknya meminimalisir penularan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim extrem ini, Dinas Kesehatan Kota Blitar, melakukan fogging di beberapa Sekolah, Jum’at 30-09-2022.

Seperti yang terlihat di wilayah Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, beberapa petugas Puskesmas Sananwetan, sedang melakukan fogging di beberapa Sekolah.

Diantaranya SDN Sananwetan 1, jalan Imam Bonjol, SDN Sananwetan 3, jalan Kalimantan, SMAN 1, dan Kompleks Sekolah Taman Siswa, jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Petugas melakukan pengasapan di ruang kelas dan halaman Sekolah untuk membunuh nyamuk dewasa.

“Kegiatan fogging di Sekolah dari Puskesmas, sehingga untuk sementara, para anak didik belajar secara daring atau online,” kata Kepala SDN Sananwetan 1, Wahono.

Menurut Wahono, anak didiknya di sekolah sempat ada yang terkena DBD sekitar dua pekan yang lalu.

Namun anak yang terkena DBD tersebut sudah mendapat perawatan dan saat ini sudah sehat.

“Puskesmas melakukan fogging untuk mencegah, paling tidak untuk meminimalisir agar tidak terjadi penularan DBD di sekolah. Apalagi sekarang musim extrem, sehingga fogging ini untuk megantisipasi dan pencegahan penularan DBD,” jlentrehnya.

Ditempat terpisah Kepala SMP Taman Siswa, Miswatul, mengatakan, bahwa siswa di sekolahnya tidak ada yang terkena DBD.

Tapi sebagai langkah antisipasi, pihaknya juga mengikuti fogging yang dilakukan Puskesmas Sananwetan di sekolahnya.

“Untuk antisipasi pencegahan, minimal meminimalisir kami mengikuti fogging dari Puskesmas di sekolah. Sebab sebentar lagi memasuki musim hujan, biasanya trend kasus DBD meningkat,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, melalui Kasi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Blitar, Trianang Setiawan, menuturkan, semua Puskesmas di Kota Blitar diminta untuk melaksanakan fogging di sejumlah sekolah.

“Kegiatan fogging tersebut untuk mencegah penularan kasus DBD di lingkungan sekolah,” kata Kasi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Blitar, Trianang Setiawan.

Menurut Trianang, biasanya di akhir tahun memasuki musim penghujan, kasus DBD kembali meningkat.

“Semua Puskesmas di Kota Blitar melaksanakan fogging sebelum terjadi masa penularan DBD di lingkungan sekolah,” pungkasnya. (Eko.B).

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *