Cianjur, infobanua.co.id – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, mengungkapkan telah meninjau secara langsung kondisi bangunan sekolah SDN Cibaregbeg 2 yang rusak parah dan menggantung.

Kepala Bidang SD Disdikpora kabupaten Cianjur,Aripin mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung kondisi bangunan Sekolah SDN Cibaregbeg 2 yang berlokasi di kecamatan Cibeber untuk melakukan monitoring dan evaluasi terkait kondisi sekolah tersebut.

“Kemaren kami bersama Kadisdik telah meninjau langsung kondisi sekolah yang sempat Viral itu,setelah melakukan monitoring dan evaluasi kondisinya hanya pondasinya saja yang hilang,dan kami berikan saran ke kepala sekolah untuk penanganan sementara Bisa menggunakan dulu anggaran perawatan ringan dari dana BOS,” kata Aripin saat ditemui,Selasa (04/10/2022).

Aripin menjelaskan dalam dana BOS itu ada anggaran perawatan ringan yang bisa digunakan untuk memperbaiki bangunan sekolah tersebut sebelum mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Kami lihat itu pondasi tidak seberapa,jadi bisa menggunakan anggaran perawatan ringan dari BOS dulu, untuk penanganan preventifnya diperkirakan tidak akan melebihi 10 juta,karena hanya pondasi ujung saja, dan tinggal mengisi saja sebetulnya,bukan tanahnya yang anjlok tapi memang kualitas pondasinya yang kurang baik,”jelasnya.

Aripin menambahkan pihaknya sebenarnya telah melakukan inventarisir jika mendapatkan data -data di lapangan terkait sekolah -sekolah yang mempunyai masalah baik kerusakan, kekurangan sarana prasarana serta masalah -masalah lainnya.

“Setiap masuk data -data di lapangan terkait sekolah yang mempunyai masalah,kami langsung menginventarisir sebagai bahan untuk pengajuan ke pemerintah,”katanya.

Terpisah Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur,Atep Hermawan Permana,mengatakan terkait penanganan sekolah -sekolah yang rusak pihaknya telah melakukan pembahasan melalui rapat kerja secara spesifik dengan Disdikpora kabupaten Cianjur, khususnya membahas soal anggaran untuk perbaikannya.

“Minggu lalu kami sudah melakukan pembahasan melalui rapat kerja secara spesifik,bahwa di Disdik sendiri terutama untuk anggaran perubahan penanganan sekolah yang rusak berasal dari APBD 2022 itu tidak ada,”kata Atep,Selasa (04/10/2022) di DPRD Cianjur.

Namun kata Atep,Dinas Pendidikan mengambil langkah antisipasi melalui usulan -usulan baik ke pemerintah pusat ataupun provinsi untuk tahun anggaran 2023.untuk sementara pihak sekolah dalam penanganan yang sifatnya ringan atau pemeliharaan bisa menggunakan anggaran BOP atau dana BOS.

“Untuk pemeliharaan atau penanganan -penanganan yang sifatnya ringan sebetulnya anggarannya itu ada dari BOP BOS,tinggal yang jadi permasalahan adalah tingkat keberanian pihak sekolah dalam hal ini kepala sekolah,”ucapnya.

“kalau untuk penanganan ringan alokasikan lah daripada di biarkan, dari yang asalnya rusaknya ringan karena di biarkan dan tidak dilakukan pemeliharaan jadi rusak berat dan itu akan membutuhkan anggaran yang sangat besar,”tambah Atep.

Hasbi (Abi)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *