Nunukan, infobanua.co.id – Pemerintah daerah  kabupaten  nunukan  melalui kepala bagian  Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten  Nunukan, Hj. Sarinah mewakili Bupati Nunukan menghadiri sekaligus membuka acara Tasyakuran Dirosa.

Seminar Al- Qur’an dan Pengukuhan Majelis Taklim Alumni Dirosa yang dilaksanakan oleh Muslimah DPD Wahda Islamiyah Nunukan dengan Mengangkat tema, “Meraih Kemuliaan Bersama Al-Qur’an”, acara ini dilaksanakan di Gedung Amalia Nunukan pada, Minggu (30/10).

Acara tersebut juga dihadiri Perwakilan Kementerian Agama Kab. Nunukan Retny Pakaya, Badan Koordinator Majelis Taklim, Muslimah DPD PKS Kab. Nunukan, dan Majelis Taklim Kab. Nunukan”.

Acara diawali dengan pembacaan lantunan Ayat Suci Al-Qur’an terdengar sangat merdu dan menambah ketenangan hati dan membuat acara semakin hikmat. Dirosa ini merupakan singkatan dari Pendidikan Al-Qu’an Orang Dewasa dan berdiri tahun 2009.

Dirosa ini merupakan sebagai upaya pembuktian bahwa belajar agama tidak mengenal usia dengan artian bahwa tidak malu untuk belajar agama / Al-Qur’an meski usia tidak lagi muda.

Sebelum membuka acara, Hj. Sarinah berkesempatan membacakan sambutan Bupati Nunukan. Dalam sambutannya Bupati Laura menyampaikan sebuah kalimat bijak yaitu “Belajarlah Mulai Dari Ayunan Hingga Liang Lahat” yang menggambarkan bahwa betapa pentingnya proses belajar bagi seorang manusia, baik laki-laki maupun perempuan, tua ataupun muda. Apalagi belajar membaca Al-Qur’an, yang merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat islam.

“Karena dengan membaca dan mempelajari Al-Qur’an secara istiqomah, maka sebagai umat islam, kita akan mengetahui isi dan kandungan Al-Qur’an secara utuh.” ungkapnya.

Bupati Laura sangat menyambut baik kegiatan Dirosa dan seminar Al-Qur’an yang dilaksanakan oleh Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Kabupaten Nunukan. Sehingga berharap agar semangat untuk belajar Al-Qur’an terus dijaga dan ditingkatkan dimasa-masa mendatang.

Dalam sambutannya Bupati Laura juga mengatakan bahwa sangat disayangkan pada akhir- akhir ini umat uslam justru semakin jauh dari nilai-nilai Al-Qur’an karena terlalu sibuk dengan kehidupan dunia yang melalaikan. Sehingga tidak mengherankan, jika kehidupan yang dirasakan semakin sempit dan sulit.

“Untuk itu saya berharap wahdah islamiyah trus konsisten dalam meningkatkan minat para muslimah untuk belajar Al-Qur’an. Saya yakin, dengan niat yang ikhlas dan sungguh-sungguh, semua upaya yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang menggembirakan di masa depan”, ujarnya di akhir sambutan.

(Yuspal Hms)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *