Media Terverifikasi Dewan Pers
RedaksiPrivacy Policy
JATIM  

Wujudkan Kerjasama dengan RSD, Kejari Nganjuk Resmikan Balai Rehabilitasi Narkotika Nyawiji Adhyaksa

banner 120x600
banner 468x60

Nganjuk,infobanua.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk meresmikan pengoperasian Balai Rehabilitasi Narkotika Nyawiji Adhyaksa.Tempat Rehabilitasi Narkotika ini adalah wujud kerja sama antara Kejari Nganjuk dengan Rumah Sakit Daerah (RSD) Nganjuk.

Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk,Nophy Tennophero Suoth, mengatakan peresmian Balai Rehabilitasi Narkotika tersebut adalah implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Nganjuk Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika.

banner 325x300

Tak cuma itu,hal ini merupakan pelaksanaan kebijakan Jaksa Agung melalui Pedoman Kejaksaan Nomor 18 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Penanganan Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika melalui Rehabilitasi dengan Pendekatan Keadilan Restoratif sebagai Pelaksanaan Asas Dominus Litis Jaksa.

“Adanya Perda dan Pedoman Kejaksaan itulah menjadi dasar kami membuk dan meresmikan Balai Rehabilitasi Narkotika bekerjasma dengan RSD Nganjuk,” jelas Nophy Tennophero Suoth,Minggu (20/11/2022). Nophy menerangkan untuk keperluan pelaksanaan rehabilitasi medis narkotika,RSD Nganjuk menyediakan tenaga medis dan fasilitas rawat inap sebanyak dua ruangan yang masing-masing berisi sebanyak dua tempat tidur.

Balai Rehabilitasi Narkotika tersebut akan dilakukan evaluasi secara berkala,sehingga jika terjadi peningkatan kasus yang memerlukan rehabilitasi medis rawat inap maka bisa dimungkinkan untuk dilakukan penambahan fasilitas.
Nophy juga menjelaskan peresmian Balai Rehabilitasi Narkotika Nyawiji Adhyaksa Nganjuk tersebut juga menjadi momentum dalam Rangkaian peringatan hari Kesehatan Nasional Tahun 2022.

Oleh karena itu,pihaknya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Daerah dan RSD Nganjuk yang sudah memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan tenaga dan fasilitas,sarana dan prasarana dalam upaya penanggulangan penyalahgunaan narkotika serta berharap fasilitas tersebut bisa dioptimalkan sesuai fungsinya.

“Tentunya kami berharap,melalui Balai Rehabilitas Narkotika itu dapat memulihkan pengguna narkoba agar terbebas dari narkoba serta dapat kembali melaksanakan fungsi sosialnya di masyarakat,” tukas Nophy.

Nophy juga mengungkapkan,dalam pelaksanaan di Balai Rehabilitas Narkotika tersebut,harus tetap berorientasi pada prinsip pemulihan kembali bagi para penyalahguna,pecandu dan/atau korban penyalahgunaan narkotika agar dapat dibina dan tidak mengulangi perbuatannya.

 

“Ketika penyalahgunaan selesai proses rehabilitasi,mereka dapat diterima masyarakat sebagai agen perubahan anti narkotika,sehingga dapat mensosialisasikan kepada masyarakat bahaya narkotika dan bisa menekan tingkat penggunaan dan peredaran narkotika di Wilayah Kabupaten Nganjuk,” terang Nophy.

Nophy juga menambahkan,kedepan Balai Rehabilitasi Narkotika Nyawiji Adhyaksa ini menjadi salah satu pilar bagi Jaksa pada Kejaksaan Negeri Nganjuk dalam mengimplementasikan kewenangan Dominus Litis pada Perkara Narkotika dengan melaksanakan pedoman jaksa Agung.

“Tentunya banyak harapan dari Balai Rehabilitas Narkotika dalam upaya menurunkan penyalahgunaan narkotika di Nganjuk,” imbuhnya.

Kemudian,Plt Bupati Nganjuk H.Marhaen Djumadi mengatakan,Pemkab Nganjuk mengapresiasi kerjasama pembentukan Balai Rehabilitasi Narkotika Nyawiji Adhyaksa tersebut.

Hal ini menjadi komitmen Pemerintah Daerah dalam menyediakan fasilitas rehabilitasi medis bagi korban penyalahgunaan narkoba.

“Kami berharap,dengan adanya Balai Rehabilitas Narkotika di Nganjuk tersebut akan dapat lebih intensif dalam penanganan terhadap penyalahgunaan Narkotika di Nganjuk,” tandas Marhaen Djumadi.

(prs)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *