Nganjuk, infobanua.co.id – Perlawanan terhadap ancaman narkoba tak sekadar pertempuran singkat dan selesai,namun sudah menjadi perang yang harus terus dikobarkan.Maka dari itu generasi muda merupakan salah satu sasaran empuk narkoba harus dibentengi bahkan dipersenjatai dengan edukasi dan tanggung jawab,di antaranya lewat pengukuhan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN).

Sebanyak 14 KIPAN dikukuhkan oleh Dinas Kepemudaan,Olahraga,Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk,agar dapat menjadi pelopor,pirintis pencegahan dan perang melawan narkoba.Dan targetnya adalah menyelamatkan dan menjauhkan generasi muda Nganjuk dari pengaruh dan pengguna narkoba.

Plt Kepala Disporabudpar,Gunawan Widagdo mengatakan dengan adanya KIPAN diharapkan dapat berperan dalam memerangi narkoba dan menjadi agen perubahan di masyarakat.Serta meningkatkan kepedulian di lingkungannya,sehingga menjadi pemuda yang bersih dari pengaruh narkoba.

Dan dengan dilantiknya pengurus KIPAN maka dapat menjadi pionir bagi pemuda-pemudi dalam menangkal peredaran narkoba di Kabupaten Nganjuk. “Pencegahan peredaran narkoba di Kabupaten Nganjuk bukan hanya tugas pemerintah saja,bukan hanya tugas Polres Nganjuk saja,bukan hanya tugas BNN saja. Tetapi tugas semuanya,”ucap Gunawan, Selasa (29/11/2022).

Gunawan menjelaskan dalam sistem pemerintahan yang baik atau Good Governance terdapat tiga pilar yang saling terlibat.Yakni State atau Pemerintah,Private atau swasta dan Civil Society atau masyarakat madani.

“Melalui sinergitas semuanya saling bahu membahu antara Pemerintah,Swasta dan Masyarakat serta generasi muda Nganjuk,harus ikut dalam pencegahan peredaran narkoba.Kami yakin ke depannya Nganjuk menuju zero narkoba,” jelas Gunawan

Sementara itu pencegahan penyalahgunaan narkoba juga dilaksanakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk.Hal terebut dilakukan dengan menggelar kegiatan Jaksa Masuk Sekolah.Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah yang dikemas dengan program Jaksa Mucal Lare Sekolah lan Masyarakat Millenial (JAMASAN SAE) digelar rutin di SMP,SMA dan SMK di Kabupaten Nganjuk.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nganjuk, Nophy Tennophero Suoth SH menerangkan,Tim Jaksa Kejari Nganjuk masuk sekolah untuk menjadi pembina upacara sekaligus memberikan penyuluhan hukum.

“Dalam amanat penyuluhan hukum disampaikan oleh pembina upacara dengan materi mengenai tindak pidana yang sering terjadi dilakukan oleh pelajar,khususnya kenakalan remaja hingga penyalahgunaan narkoba,” terang Nophy.

Diharapkan para siswa-siswi agar bisa termotivasi untuk berperan berpartisipasi dalam penegakan hukum dan lebih berani menyampaikan pendapat yang dialaminya dalam kehidupan sehari-hari.

Dan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah itu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum bagi siswa-siswi SMP Negeri se-Kabupaten Nganjuk.Selain itu juga melalui kegiatan ini siswa-siswi diharapkan mendapat pembelajaran untuk memperluas wawasan dalam menambah pengetahuan,mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai kehidupan yang baik.

“Sehingga adik-adik generasi emas penerus bangsa dapat mendukung tegaknya hukum yang adil di tengah-tengah masyarakat dan bebas dari narkoba,” tandas Nophy.

(prs)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *