Sampit, infobanua.co.id – Kedatangan tim Pengawal Harati bersama Tim trail HNR, Kades Telaga Baru di dampingi dr.Yuhendri kerumah Apin (17) di desa Telaga Baru, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit yang di sebut sebut punya kelainan pada kulit tangan serta kaki tumbuh semacam jamur menjadi perhatian khusus, Kamis (1-12-2022).

Dari penuturan orang tua Apin kepada dr.Yuhendri mengatakan, kalau penyakit yang diderita oleh anaknya ini sudah sejak lama, penyakit ini semakin parah ketika covid-19 dan miris lagi sejak itu Apin putus sekolah hanya mengeyam bangku kelas II SMP saja.

“Dulunya tidak separah ini penyakit anak saya ini, ketika covid-19 di situlah penyakit anak saya ini menjadi parah.” Jelas Ibu Apin Imai yang setia mendampingi anaknya.

Lebih lanjut ibu Apin Imai mengungkapkan, kalau anaknya ini sudah dibawanya ke RSUD dr.Murjani Sampit dan Apin saat ini sedang dalam pengobatan jalan. Kedua orang tua Apin mengharapkan sekali Kesembuhan anak ketiganya ini seperti sedia kala, untuk pengobatan Apin menggunakan BPJS dan dapat meringankan biaya pengobatan Apin.

“Saat ini ayah Apin bekerja serabutan sedangkan saya hanya sebagai ibu rumah tangga.”Terang Imai.
Dari hasil sementara penjelasan dr.Yuhendri ketika melihat tangan,kaki serta badan Apin menduga kalau Apin mempunyai faktor Autoimmun dasarnya reaksi Allergi, dalam hal ini ungkap dr.Yuhendri perlu pengobatan jaka panjang.

“Ini merupakan penyakit yang diturunkan dan ini hampir keluarga yang kena gatal gatal kecuali ibunya.”Jelas Yuhendri ketika mendengarkan langsung keterangan ibu Apin dan tim pengawal Harati dan tim trail HNR akan berusaha mengawal Apin untuk pengobatan.

Zainal.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *