Banjarbaru, infobanua.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2022 ini telah mendapatkan penghargaan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN RB) RI berupa penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) A yang kali ketiga diterima setelah 2018 dan 2019.

Prestasi ini tentunya tidak lepas dari komitmen yang kuat dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin yang terus mendorong jajarannya melakukan integrasi sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan.

“Keberhasilan ini (SAKIP A,red) adalah kerja bersama seluruh SKPD lingkup Pemprov dan semangat yang kuat dari Paman Birin agar mendapatkan kembali nilai A ini,” ujar Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra di Kantor Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, Jumat (09/12).

Setelah ini ujarnya, Pemprov Kalsel tentunya tidak berpuas diri sampai disitu. Prestasi yang didapat pastinya akan dipertahankan, jangan sampai mengalami penurunan seperti di dua tahun terakhir yakni 2020 dan 2021.

Bahkan menurut Tantri, pihaknya bersama SKPD lain, akan berupaya mencapai predikat tertinggi yakni SAKIP AA.

Apalagi dalam hal ini, memberikan Paman Birin support yang luar biasa, karena diyakini, SAKIP adalah salah satu tolak ukur pencapaian kinerja pemerintah daerah yang lebih efektif.

“Bukan tidak mungkin kita bisa mendapat SAKIP AA pada tahun berikutnya,” ujarnya.

Secara bertahap, keinginan ini bisa dilakukan dengan mengoptimalkan sistem digitalisasi yang saat ini sebagai besar sudah diterapkan di lingkup Pemprov Kalsel.

Saat ini, Provinsi Yogyakarta adalah satu-satunya provinsi yang mendapat predikat tertinggi itu.

Predikat AA diberikan kepada pemda yang meraih nilai 90-100, sedangkan A dengan nilai 80-90, BB dengan nilai 70-80, B untuk yang nilainya 60-70, CC dengan nilai 50-60, sementara C untuk yang nilainya 30-50, sedangkan yang nilanya kurang dari 30 predikatnya adalah D.

Tahun ini, Pemprov Kalsel menjadi satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang mendapat penilaian SAKIP A. Piagam penghargaannya diserahkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Abdullah Azwar Anas kepada Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (6/12/2022).

Pada kesempatan itu, Gubernur Kalsel menyatakan rasa syukur sekaligus bangga atas pencapaian kinerja jajarannya di lingkup Pemprov Kalsel, sembari mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.

Komitmen kuat pihaknya dalam hal ini ujar Paman Birin, sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa birokrasi harus berdampak harus dirasakan masyarakat. Begitu juga yang disampaikan MenteriPAN RB saat itu,bahwa birokrasi ujarnya bukan tumpukan kertas dan birokrasi harus lincah dan cepat, semua harus berkolaborasi dan satu visi dalam mewujudkan atensi penting itu.

SAKIP adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan, dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan.
Evaluasi SAKIP digunakan untuk mengetahui apakah kementerian, lembaga, pemerintah daerah mampu melakukan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan anggaran.

Evaluasi SAKIP dilaksanakan terhadap lima komponen besar manajeman kinerja secara lengkap dan menyeluruh. Komponen manajemen kinerja dimaksud adalah, perencanaan Kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan Kinerja, evaluasi Kinerja, dan pencapaian sasaran/kinerja organisasi.

Fad/IB

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *