TANJUNG – Dua Early Warning System (EWS) di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), merupakan bantuan Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB), telah terpasang.

Alat deteksi dini banjir ini terpasang Kecamatan Muara Uya untuk aliran Sungai Tabalong kanan dan Desa Mahe Seberang untuk Sungai Tabalong kiwa. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Zahirsyah Manuar, Minggu (18/12/2022), mengatakan, dengan rampungnya pemasangan EWS ini maka sekarang masih dalam tahap uji coba. “Tim juga akan ke pusat untuk melakukan sinkron data debit airnya,” katanya.

Selain itu, personel BPBD Tabalong yang akan menangani secara khusus untuk operasional EWS ini juga diikutkan pada pelatihan. “Jadi, pihak pusat memang akan mengadakan pelatihan untuk operator EWS ini, satu BPBD, satu orang,” tambahnya.

Dijelaskannya juga, peletakan EWS di dua lokasi tersebut karena posisinya berada di hulu dan di aliran kedua sungai itulah bisa dilakukan deteksi awal potensi banjir. Apabila ada peningkatan kedalaman air di kedua aliran sungai itu, maka akan bisa terbaca EWS yang terhubung ke BPBD Tabalong.

“Dari informasi EWS ini, maka bisa melakukan antisipasi sejak dini yang bisa diberitahukan lagi ke masyarakat,” tambahnya.

Sehingga, adanya EWS ini dinilai efektif dalam hal antisipasi banjir karena peringatan dini atau antisipasi sirene banjir terdapat di kawasan rawan bencana. “Dengan deteksi awal ini, maka diharapakan bisa segera melakukan antipasi dan dapat meminimalisasi dampak yang ditimbulkan,” katanya. rls/ang

 

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *