Cianjur, infobanua.co.id – Ratusan Jiwa menjadi korban meninggal,dan ratusan anak kehilangan orang tua serta keluarganya akibat bencana Gempa berkekuatan 5,6 skala rekter yang terjadi di Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11/2022) lalu.

Bencana gempa tersebut juga memporak – porandakan puluhan ribu rumah warga, serta infrastruktur lainnya.Tak terbayang ketakutan,kecemasan dan kesedihan yang dirasakan masyarakat Cianjur saat kejadian serta pasca gempa tersebut.

Semua masyarakat,relawan bahu membahu dalam penanganan akibat bencana gempa tersebut,tanpa memperdulikan terkurasnya tenaga dan pikiran, serta melepas semua kepentingan individu dan golongan.

Namun kesedihan para keluarga korban dan jerih payah semua elemen masyarakat seakan tidak ada gunanya serta menjadi sia – sia, dengan Statment atau ucapan Bupati Cianjur,Herman Suherman yang mengatakan “Bencana di Cianjur menjadi berkah bagi Kabupaten Cianjur”,dengan kalimat awal untuk meningkatkan IPM dan menurunkan stunting di Kabupaten Cianjur.

“Ucapan Bupati tersebut sangat menyakiti perasaan masyarakat Cianjur,khususnya keluarga korban bencana gempa,dan ucapan itu sama saja dengan menunjukkan bahwa bupati ternyata tidak punya perasaan dan lebih mementingkan maksud dan tujuan pribadinya,” kata salah seorang tokoh masyarakat yang juga ketua SC 234 Kabupaten Cianjur,Soni Farhan.Sabtu (17/12/2022).

Soni menegaskan.ucapan Bupati tersebut merupakan ucapan yang konyol serta menunjukan ketidakmampuan dirinya dalam merealisasikan visi misi dan janji politiknya, khususnya dalam meningkatkan IPM dan menurunkan stunting.

“Konyol sekali.,Bencana dijadikan tujuan untuk meningkatkan IPM dan menurunkan stunting,korelasinya dimana,”tegas Soni.

Untuk itu kata Soni dirinya mewakili seluruh lapisan masyarakat meminta Bupati agar mempertanggung jawabkan ucapannya tersebut karena sudah melukai perasaan masyarakat terlebih keluarga para korban bencana gempa.

“Kami mengecam ucapan Bupati Cianjur tersebut,dan kami minta Bupati mempertanggung jawabannya,karena hal itu melukai perasaan masyarakat,”tandasnya.

Diketahui sebelumnya Bupati Cianjur,Herman Suherman dalam sesi wawancara bersama awak media,Rabu (14/12/2022) mengatakan bahwa bencana yang terjadi menjadi berkah bagi Kabupaten Cianjur. Dengan asumsi dapat meningkatkan IPM dan menurunkan stunting di Kabupaten Cianjur.

“Tujuan saya sebelum adanya bencana alam adalah meningkatkan IPM dan menurunkan Stunting,menurunkan stunting dan meningkatkan IPM khususnya kesehatan harus ada sanitasi yang baik,ditiap -tiap rumah harus ada WC sekarang dengan adanya bencana alam 58 ribu rumah yang dibantu oleh pemerintah daerah dan pusat harus ada WC,sehingga rumah-rumah yang ada di Cianjur akan baik dan punya sanitasi yang baik,”ucap Bupati Cianjur, Herman Suherman.

Masih kata Herman “Kalau pemerintah daerah mengadakan dana Sebesar itu saya rasa tidak akan mampu,untuk bangunan rumah saja 58 ribu tidak kurang 2,5 triliun yang dibutuhkan,belum sekolah,infrastruktur,mesjid dan lainnya,saya yakin perlu 6 triliun harus memakan dana,pemerintah daerah tidak akan bisa mengadakan uang sebesar itu,dan ini ada bantuan pemerintah pusat itu luar biasa,sehingga endingnya kedepan Bencana membawa berkah untuk Kabupaten Cianjur, “kata Herman.

Hasbi (Abi)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *