Gunungsitoli, infobanua.co.id – Isu pemberhentian terhadap salah seorang dosen berstatus dosen tetap bersertifikasi pada Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Dian Mandala Gunungsitoli Keuskupan Sibolga yang beredar luas, Ditjen Bimas Katolik melalui Plt. Direktur Pendidikan Katolik mengharapkan masalah tersebut dapat diselesaikan pihak Yayasan Budi Bakti dan STP Dian Mandala Gunungsitoli.

“Ditjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI sebagai instansi Pembina berharap masalah ini segera dapat diselesaikan dengan transparan dan akuntabel oleh internal Yayasan Budi Bakti dan STP Dian Mandala Gunungsitoli Keuskupan Sibolga” tulis Yuvensius Sepur (Plt. Direktur Pendidikan Katolik) kepada wartawan, Jumat (23/12).

Selanjutnya, dituliskan Yuvensius bahwa Ditjen Bimas Katolik Kementerian Agama sebagai instansi Pembina akan melaksanakan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya terhadap informasi ini.

Sementara itu, Dosen tetap yang diisu-isukan akan diberhentikan oleh Ketua STP Dian Mandala Gunungsitoli dengan alasan Habis Kontrak, berharap kepada Ditjen dapat melakukan evaluasi.

“Saya berharap kepada Ditjen Bimas Katolik sebagai pembina agar kembali mengevaluasi kebijakan-kebijakan kampus yang diskriminatif. Sama seperti yang sedang saya alami saat ini yang sudah jelas-jelas memiliki SK dosen tetap yang dapat saya buktikan, namun dikatakan oleh fungsionaris STP saya sebagai dosen kontrak, ini benar-benar menyimpang dari fakta yang sebenarnya” ujar GH kepada wartawan.

(Arman Zebua)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *