Medan, infobanua.co.id- DPD Lingkar PUAN (Peduli Anak Negeri) Provinsi Sumatera Utara menggelar rapat konsolidasi sekaligus mengeluarkan refleksi akhir tahun di Sekretariat Jalan Karya Kasih Medan Johor, Kamis lalu (22/12).

Salah satu keputusan yang disepakati yakni kesiapan DPD Lingkar PUAN Sumut untuk mendeklarasikan Puan Maharani sebagai Capres di Pilpres 2024.

“Deklarasi Puan Presiden adalah dalam rangka meneruskan amanah atau aspirasi rakyat di Sumut, khususnya anggota dan simpatisan Lingkar PUAN dari 10 kabupaten/kota yang sudah terbentuk. Aspirasi yang sama juga kita tangkap dari sejumlah elemen lainnya,” kata Ketua DPD Lingkar PUAN Sumut Nico Demus didampingi Sekretaris Ir Dariyanto, Bendahara Gumana Lubis dan unsur pengurus lainnya .

DPD Lingkar PUAN Sumut kepada wartawan menyebut bahwa, dalam hal ini tidak mendahului DPP PDIP karena soal Capres adalah hak prerogatif Ibu Megawati Soekarno Putri. Nico Demus menegaskan bahwa DPD Lingkar PUAN Sumut sangat memahami fatsun tersebut dan menghormati hak prerogatif dimaksud.

“Maka tujuan deklarasi Puan Presiden adalah semata meneruskan aspirasi arus bawah yang kami tujukan ke DPP Lingkar PUAN, bukan ditujukan ke DPP PDIP. Sebab sudah ada mekanisme di tubuh PDIP dalam hal penentuan Capres,” tegasnya.

Nico kembali mengungkapkan bahwa keberadaan Lingkar PUAN di Sumut tidak semata soal sosialisasi Puan Presiden, tetapi lebih kepada meneruskan karakter kepemimpinan Mbak Puan yang sederhana, merakyat dan menomorsatukan kinerja ketimbang publikasi dan pencitraan.

Ditegaskannya, ciri kepemimpinan seperti itulah yang di era kekinian seperti hilang. Semua figur terkesan berlomba mengeksploitasi kinerja guna pencitraan diri bahkan mengopinikan dirinyalah yang paling bisa dan paling baik.

“Ibu Puan Maharani itu punya rekam jejak yang mumpuni. Pernah Mentri, anggota DPR dengan perolehan suara tertinggi di Indonesia dan saat ini menjabat ketua DPR RI.

Kakeknya Bung Karno itu proklamator kemerdekaan dan presiden RI pertama. Ibunya Megawati ketua umum partai terbesar di Indonesia dan juga mantan wapres dan presiden. Almarhum ayahnya Taufik Kiemas mantan Ketua MPR RI. Tetapi coba kita cermati karakter Ibu Puan ini, beliau tak mau menonjolkan semua latar belakang itu. Malah berlaku sederhana, tenang, tidak mau grasa grusu dan sangat mengedepankan UU dan peraturan yang berlaku,” ucapnya .

Spirit kesederhanaan, pekerja keras, nasionalis dan taat hukum serta aturan itulah yang ingin disosialisasikan Lingkar PUAN Sumut kepada seluruh anak bangsa di seluruh kabupaten/kota.

“Jadi keberadaan Lingkar PUAN akan terus ada meski Pemilu 2024 nanti telah terlalui. Sebab sosok Ibu Puan sebagai pemimpin bangsa dalam apa pun peran dan tugas yang diembannya kelak, perlu kita dukung sesuai karakternya tersebut,” ucap Nico

(Arman)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *