Banjarmasin, infobanua.co.id – Juharni (46) harus menelan pil pahit ketika mengetahui anaknya yang masih di usia belia didiagnosa mengidap penyakit thalassemia. Khadijah, anak yang telah didiagnosa thalassemia sejak usianya 7 tahun merasa beruntung karena dirinya telah terdaftar dan sudah merasakan manfaat kehadiran dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

 

“Saat itu saya ingat sekali Khadijah anak saya masih berusia 10 tahun, wajahnya terlihat pucat dan kondisi badannya terlihat selalu lesu. Akhirnya saya berinisiatif untuk memeriksakannya ke dokter yang ternyata harus dirujuk ke rumah sakit. Setelah menunggu beberapa saat hasil pemeriksaan di rumah sakit, betapa terkejutnya saya denga napa yang dikatakan oleh dokter. Dokter memberitahu saya bahwa anak saya didiagnosa terkena thalassemia,” kata Juharni.

 

Tentu saja orang tua mana yang hatinya tidak hancur berkeping-keping saat mengetahui anaknya anaknya yang masih berusia belia harus menanggung beban penyakit itu. Namun, Juharni tidak ingin berlama-lama larut dalam kesedihan. Rasa sedih yang dialami Juharni berkurang dan berganti menjadi semangat untuk bangkit demi kesembuhan anaknya manakala seiring berjalannya waktu pengobatan yang dilakukan Khadijah dijamin oleh Program JKN.

 

“Saya tidak boleh terus bersedih, saya harus tetap semangat dan berdoa agar anak saya bisa cepat sembuh dan tumbuh berkembang dengan layak seperti anak lainnya. Di tengah perjuangan ini saya merasa bersyukur karena saya sekeluarga telah terdaftar sebagai Peserta JKN. Saya tidak perlu dipusingkan untuk mencari biaya dan bisa fokus untuk mendampingi pengobatan dan merawat anak saya,” ujar Juharni.

 

Juharni mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah hadir bagi dirinya melalui Program JKN. Berkat kehadiran program yang kini diselenggarakan BPJS Kesehatan, pengobatan thalasemia sang anak terbebas dari biaya yang besar.

 

“Saya sangat berterima kasih dan bersyukur karena pemerintah telah mendaftarkan saya sekeluarga sebagai Peserta JKN. Pendapatan keluarga kami tentu tidak akan cukup apabila kami harus menanggung sendiri biaya berobat Khadijah yang pasti semua orang sudah tahu sangat mahal. Saya berharap Program JKN bisa selalu ada untuk terus menolong warga membiayai penyembuhan pesertanya yang sedang sakit dan bisa berjuang tanpa harus dipusingkan oleh biaya yang mahal. Tentunya saya juga berharap ada keajaiban anak saya untuk bisa segera sembuh, terima kasih Program JKN,” ucap Juharni. (YG/gn)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *