Banjarmasin, infobanua.co.id – Hadirnya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga saat ini memang sudah terbukti banyak memberikan manfaat kepada masyarakat. Program JKN telah menjadi solusi bagi setiap orang yang tidak bisa berobat karena terkendala biaya. Fathur (53) adalah salah satu peserta JKN dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau biasa disebut peserta mandiri, yang telah merasakan benar manfaat program ini.

 

Fathur adalah salah satu pasien penyakit jantung yang harus secara rutin kontrol ke rumah sakit untuk mengetahui kondisi jantungnya dan menerima obat untuk pemulihan jantungnya. Ditemui oleh tim Jamkesnews kala dirinya sedang menunggu giliran di poli jantung, Kamis (30/09), Fathur membagikan pengalaman saat awal dirinya akhirnya menjadi peserta JKN.

 

“Saya telah didiagnosa mengalami gangguan jantung sejak 2 tahun yang lalu, dan awal pertama kali saya berobat saya masih belum menggunakan JKN karena memang saya pun belum terdaftar sebagai peserta. Setelah memeriksakan kondisi saya dan mengetahui ternyata terdapat gangguan jantung di mana pembuluh darah di jantung saya mengalami penyumbatan, baru lah dokter menganjurkan saya untuk kontrol rutin setiap bulannya,” ungkap Fathur mengawali ceritanya.

 

Dirinya menambahkan, lebih hampir satu tahun ia harun menjalani pengobatan dengan biaya sendiri. Fathur merasa berat dengan biaya yang harus dikeluarkan, karena biaya yang harus ia keluarkan sangat besar.

 

“Satu kali kontrol saja bisa menghabiskan biaya sekitar 1 juta rupiah, belum tambahan obat dan perawatan lainnya. Hingga akhirnya kerabat saya memperkenalkan JKN dan akhirnya saya pun menjadi peserta JKN,” kata Fathur.

 

Semenjak menjadi peserta JKN, Fathur pun dengan tenang dapat berobat secara rutin tiap bulannya karena tidak perlu lagi memikirkan biaya yang harus dikeluarkan untuk perawatan jantungnya. Semua biaya pengobatan jantungnya kini telah dijamin oleh Program JKN.

 

“Dulu sebelum menjadi peserta JKN, saya tidak bisa rutin tiap bulannya berobat ke rumah sakit dikarenakan biaya yang dikeluarkan cukup besar. Sekarang biaya bukanlah masalah semenjak saya telah menjadi peserta JKN,” ucap Fathur.

 

Fathur juga menyampaikan pelayanan yang ia terima saat harus mengeluarkan biaya sendiri dengan pelayanan saat dirinya menjadi peserta JKN tidak ada bedanya. Menurutnya, pelayanan yang ia dapat selama ini sangatlah baik.

 

“Tidak ada bedanya, pelayanannya sudah baik, asalkan kita tahu prosedurnya dan kita jalani semua alurnya, pasti tidak ada kendala saat menerima pelayanan,” tutup Fathur. (YG/gn)

 

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *