Media Terverifikasi Dewan Pers
RedaksiPrivacy Policy
Health  

Rina Bersyukur Bisa Hadapi Kanker Payudara Dengan Program JKN

banner 120x600
banner 468x60

Banjarmasin, infobanua.co.id – Tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh Rini bahwa kakaknya, Rina akan menjadi salah satu dari ribuan orang yang menderita kanker payudara di seluruh Indonesia. Kanker payudara disebut sebagai kanker pembunuh nomor dua di Indonesia setelah kanker servik.

 

banner 325x300

Rina telah terdaftar sebagai peserta JKN sejak bulan Maret 2014. Sebagai istri dari seorang suami yang bekerja di perusahaan swasta, Rina sudah otomatis menjadi tanggungan semenjak sang suami didaftarkan oleh perusahaannya ke BPJS Kesehatan.

 

“Sebelum diketahui mengidap kanker payudara, saya hanya mengalami keluhan batuk biasa. Namun setelah lima bulan berjalan, batuk yang saya alami tak kunjung sembuh dan terasa semakin parah. Akibat dari batuk tersebut saya sering merasakan sakit di bagian dada kanan yang menjalar ke payudara dan akhirnya disadari bahwa sudah terdapat benjolan cukup besar di payudara kanan saya,” ucap Rina membagikan pengalamannya.

 

Rina akhirnya memeriksakan diri ke dokter dan diharuskan menjalani operasi pengangkatan payudara. Keluarga sangat terpukul mendengar kabar tersebut. Rini selaku adik, sangat sedih mendapati kenyataan bahwa payudara kanan sang kakak akan diangkat. Selain itu, Rini juga mengkhawatirkan mengenai biaya besar yang harus dibayarkan keluarga terkait operasi tersebut.

 

“Terpukul rasanya mendengar kabar bahwa kakak saya harus menjalani operasi. Tapi apabila memang itu yang terbaik untuk kakak saya kami sekeluarga harus xtetap mendukungnya. Sempat khawatir terhadap biaya operasinya, namun kami Bersyukur karena mengetahui bahwa kakak saya sudah terdaftar menjadi peserta JKN. Tanpa berpikir lama lagi, keluarga akhirnya menyetujui untuk dilakukan operasi tersebut,” kata Rini.

 

Setelah operasi tersebut, dokter mengharuskan Rina untuk menjalani kemoterapi sebagai terapi penyembuhan. Dirinya kembali mengucap syukur karena selama kemoterapi dirinya tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali berkat Program JKN.

 

“Bersyukur sekali ada Program JKN, biaya operasi kemarin saja hampir 35 juta. Ditambah saya harus menjalani kemoterapi secara rutin, tidak terbayang kalau harus membayar sendiri,” kata Rina.

 

Sebelum mengakhiri pembicaraannya, Rina menyampaikan pesan agar BPJS Kesehatan semakin memperkuat dan menjalin komitmen yang baik dengan Fasilitas Kesehatan terkait pelayanan sehingga kepuasan peserta akan meningkat. Beliau juga berpesan bagi kaum wanita untuk menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini terhadap kanker payudara. (YG/gn)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *