Banjarmasin, infobanua.co.id – Diselenggarakannya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak tahun 2014 telah memberikan berjuta manfaat hingga harapan kepada seluruh masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Dengan menjadi peserta JKN setiap orang dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa harus memikirkan biaya yang besar.

 

Yantiah (43) salah satu dari sekian banyaknya Peserta JKN yang telah merasakan benar manfaat dari program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Yantiah harus menerima kenyataan pahit ketika dirinya telah didiagnosa menderita gagal ginjal dan mengaharuskan dirinya untuk menjalani cuci darah. Salamat (52) suami dari Yantiah yang kala itu tengah mendampingi saat melakukan cuci darah membagikan pengalamannya saat pertama kali menggunakan JKN.

 

“Awalnya istri saya tiba-tiba tidak sadarkan diri, langsung saya larikan ke rumah sakit dan saat itu harus menjalani rawat inap selama empat hari. Saat dirawat di rumah sakit barulah diketahui bila istri saya menderita gagal ginjal yang mengharuskan untuk rutin menjalani cuci darah 2 kali setiap minggu. Sampai dengan saat ini istri saya sudah menjalani 8 kali cuci darah,” ucap Salamat.

 

Salamat mengetahui bahwa setiap kali melakukan cuci darah, diperlukan biaya yang tidak sedikit. Untuk satu kali menjalani cuci darah, pasien gagal ginjal harus membayar biaya pelayanan sekitar satu juta rupiah. Biaya tersebut belum termasuk biaya lainnya apabila memerlukan obat-obatan tambahan atau perawatan tambahan lainnya di rumah sakit.

 

Ia mengatakan, dengan biaya yang sangat besar, jelaslah pasien gagal ginjal merasa khawatir dengan biaya yang harus dikeluarkan. Oleh karenanya, Salamat bersyukur dirinya telah terdaftar sebagai peserta JKN.

 

“Saya merasa bersyukur dan sangat beruntung telah terdaftar sebagai peserta JKN. Bayangkan saja sekali cuci darah biayanya sekitar satu jutaan dan istri saya harus rutin dua kali setiap minggu, berapa biaya yang harus dikeluarkan tiap bulannya sedangkan untuk keperluan sehari-hari saja sudah pas-pasan. Terima kasih saya ucapkan kepada pemerintah yang telah mendaftarkan saya sekeluarga sebagai Peserta JKN sehingga keluarga saya bisa rutin berobat di rumah sakit tanpa biaya sepeserpun,” kata Salamat.

 

Salamat menambahkan walaupun dirinya menggunakan JKN untuk berobat sehingga tidak membayar sepeserpun, pelayanan yang diterima sanhgatlah baik. Istrinya mengaku suasana ketika menjalani perawatan cuci darah di rumah sakit juga sangat bersahabat karena dilayani dengan sangat ramah oleh petugas.

 

“Sungguh sangat beruntung sudah menjadi peserta JKN, bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa biaya dengan pelayanan yang sangat luar biasa, sekali lagi terima kasih pemerintah telah hadir melalui Program JKN,” ungkap Salamat. (YG/gn)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *