Banjarmasin, infobanua.co.id – Sebagai upaya dalam meningkatkan mutu layanan yang diberikan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) kepada peserta JKN, BPJS Kesehatan menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi sistem Kapitasi Berbasis Kinerja Triwulan III se-Kabupaten Barito Kuala.

 

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Nancy Agitha mengatakan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memiliki kewajiban untuk meningkatkan mutu pelayanan, salah satunya yakni pelayanan pada FKTP mitra BPJS Kesehatan. Upaya tersebut juga dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan kepuasan peserta terhadap pelayanan yang diberikan oleh FKTP.

 

“Kegiatan ini tentu saja bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di FKTP serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan Program JKN. Dengan memperhatian capaian KBK yang terdiri dari tiga indikator yaitu indikator Angka Kontak Komunikasi, Indikator Rasio Rujukan Non Spesialistik dan Indikator Rasio Peserta Prolanis Terkendali,” jelas Nancy.

 

Nancy berharap dengan diadakannya kegiatan ini peningkatan mutu pelayanan khususnya di FKTP wilayah Kabupaten Barito Kuala juga semakin meningkat. Hal tersebut dikarenakan dapat meningkatkan kepuasan peserta yang mengakses pelayanan Kesehatan di FKTP.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala Azizah Sri Wedari yang turut hadir pada pertemuan tersebut sekaligus berperan sebagai Pengarah Monev KBK Kabupaten Barito Kuala mengungkapkan kegiatan ini sangat penting dan harus rutin dilakukan sebagai upaya mengetahui kinerja masing-masing stakeholder dalam berbagai indikator.

 

“Kegiatan ini merupakan kesempatan bagi kita semua untuk mengevaluasi dan saling tukar pikiran demi perbaikan mutu layanan yang akan kita berikan, terutama pelayanan di FKTP. Kita bersama jadi bisa mengetahui tingkat kepatuhan FKTP mulai dari rasio rujukan, implementasi skrining Riwayat Kesehatan dan antrean online, hingga jumlah kontak tidak langsunng di setiap FKTP. Semua bersama kita bahas di sini demi meningkatkan kepuasan bagi peserta,” terang Azizah.

 

Azizah berharap dengan pertemuan ini FKTP dapat meningkatkan target yang harus dicapai seperti angka kontak target dengan capaian ≥150%, Rasio Rujukan Non Spesialistik dengan target ≤2% dan Rasio Peserta Prolanis Terkendali dengan target ≥5%.

 

Kegiatan tersebut turut mengundang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala beserta jajaran, perwakilan Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes), Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia (PKFI), Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin), Perwakilan IDI hingga Tim Kendali Mutu Kendali Biaya (TKMKB) wilayah Kabupaten Barito Kuala.(YG/gn).

 

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *