Media Terverifikasi Dewan Pers
RedaksiPrivacy Policy
JABAR  

Bapenda Cianjur Ungkap Pendapatan Daerah Dari Beberapa Sektor Pajak, Sampai Akhir Tahun 2022 Meningkat

banner 120x600
banner 468x60

Cianjur, infobanua.co.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur mengungkapkan menjelang akhir tahun 2022,realisasi penerimaan pendapatan dari sektor pajak daerah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah mencapai Rp236.239.927.485 atau dengan persentase sebesar 99,58% dari target sebesar Rp237.248.060.043.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur, Komaruddin mengatakan Rata-rata realisasi penerimaan di setiap sektor pajak telah melebihi target.

banner 325x300

“Dari 11 jenis pajak daerah, mayoritas pencapaiannya di atas target,” kata Komaruddin,Jum’at (30/12/2022).

Komarudin pun menyebut realisasi penerimaan beberapa jenis pajak daerah itu sebagai pecah rekor.

“Ada sembilan jenis sektor pajak daerah yang pecah rekor tahun ini,” katanya.

Komaruddin menjelaskan Sebelas jenis pajak daerah itu terdiri dari pajak hotel yang ditargetkan sebesar Rp 10.107.163.200 yang realisasinya tercapai sebesar Rp11.655.141.536 (115,32%), pajak restoran yang ditargetkan Rp21.609.063.800 realisasinya tercapai sebesar Rp24.828.936.346 (114,90%), pajak hiburan yang ditargetkan sebesar Rp1.739.696.900 realisasinya tercapai Rp1.749.536.879 (100,57%), pajak reklame dari target Rp5.356.750.000 realisasinya tercapai Rp6.008.950.416 (112,18%), pajak penerangan jalan dari target Rp48.000.000.000 tercapai Rp48.834.549.975 (101,74%), pajak mineral bukan logam dan batuan dari target Rp823.262.900 tercapai Rp983.076.147 (119,41%),

Sementara lanjut Komaruddin untuk pajak parkir dari target Rp548.557.700 realisasinya tercapai Rp602.873.517 (109,90%), pajak air tanah dari target Rp12.521.672.400 terealisasi Rp13.575.859.912(108,42%), pajak sarang burung walet dari target Rp12.360.000 tercapai Rp25.204.500 (203,92%), BHPTB dari target Rp73.850.740.925 terealisasi Rp62.751.952.375 (84,97%),serta Pajak Bimi dan Bangunan (PBB) dari target sebesar Rp62.678.792.218 tercapai Rp65.223.845.882 (104,06%).”

Komaruddin juga menerangkan Realisasi beberapa jenis pajak daerah tahun 2022 meningkat. Contoh seperti pajak restoran, yang tahun lalu Rp14,7 miliar, tahun ini mencapai Rp24,8 miliar.

“Pajak hiburan juga pecah rekor, reklame juga pecah rekor. Pajak penerangan jalan, parkir, kemudian air tanah, pajak sarang burung walet, termasuk PBB,” terang komar .

Menurutnya Ada beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan penerimaan sektor pajak daerah. Misalnya pajak air tanah, kata komar , tahun ada ada formulasi penghitungan baru mengikuti Peraturan Gubernur Jawa Barat.

“Kita hitung ulang mengikuti panduan dari Pergub itu. Ternyata ada peningkatan cukup signifikan. Di Cianjur itu ada tiga perusahaan air minum dalam kemasan. Dari situ paling besar setelah kita formulasi ulang penghitungannya,” jelas komar

Sedangkan untuk BPHTB, kata Komaruddin, dari segi penerimaan sebetulnya naik cukup signifikan. Namun karena tahun ini targetnya meningkat, maka dari sisi persentase masih di bawah 100%.

“Sebetulnya kalau tidak ada musibah bencana gempa, target realisasi penerimaan bisa mencapai kisaran Rp240 miliar. Capaian target juga tinggal sedikit lagi. Kita sudah berupaya maksimal. Kalau secara global, tingkat kesadaran masyarakat Cianjur menbayar pajak sudah relatif tinggi. Sudah bagus, terutama didorong juga berbagai upaya kami seperti optimalisasi perpajakan serta kebijakan-kebijakan yang tepat, kemudian digitalisasi perpajakan,” pungkasnya.

Hasbi (Abi)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *