Nganjuk,infobanua.co.id – Potensi kerawanan bencana semakin besar saat cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.Maka dari itu,Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk mengantisipasi dampak bencana ekstrem itu dengan mengerahkan relawan pantau potensi bencana di setiap desa.

Untuk itu bila terjadi musibah bencana apapun bentuknya dipastikan akan secepatnya diketahui dan dilakukan penanganan.

Kepala Pelaksana BPBD Nganjuk Abdul Wakid menjelaskan pihaknya saat ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana juga telah membentuk desa tanggap bencana (Destana).Di mana dari 284 desa yang ada di Nganjuk,hingga sekarang ini sudah ada 71 Destana.

 

“Ke-1 Destana tersebut semuanya berada di daerah rawan terjadinya bencana.Baik itu bencana tanah longsor,banjir,puting beliung dan sebagainya,” jelas Wakid,Senin (2/1/2023).

Wakid menerangkan,khusus untuk desa yang sudah terbentuk sebagai Destana,warga dan relawan desa sudah mendapatkan berbagai pelatihan oleh BPBD Nganjuk.Mulai kesiapan warga ketika terjadi bencana dan langkah-langkah penanganan atau tindakan yang dilakukan ketika terjadi bencana.

“Jadi untuk relawan desa dan warga di daerah bencana sudah disiapkan semuanya apabila sewaktu-waktu terjadi bencana. Apa saja yang harus dilakukan sudah dilatih semuanya,” terang Wakid.

[11.15, 2/1/2023] . Prastawan Nganjuk: Untuk mengantisipasi terjadinya bencana saat ini BPBD juga terus melakukan pemantuan melalui koordinator relawan desa membawahi sekitar 30 anggota.Di mana laporan adanya kondisi dan situasi di desanya masing-masing terus dilakukan dan diterima BPBD Nganjuk.Untuk itu,di titik-titik rawan bencana saat ini sudah dilakukan pengawasan dan pemantauan secara terus menerus.

Wakid juga menambahkan menghadapi cuaca ekstrem seperti sekarang ini pihaknya telah meminta seluruh relawan siap siaga di bawah kendali petugas BPBD Nganjuk.Dan setiap ada bencana sekecil apapun yang terjadi di Nganjuk saat cuaca ekstrem,akan langsung ditangani tim reaksi cepat BPBD.

 

“Seperti terjadinya musibah angin kencang hingga menyebabkan pohon tumbang, bisa secepatnya ditangani BPBD untuk dibersihkan.Termasuk bila ada korban dari pohon tumbang,akan secepatnya dilakukan pertolongan dan divakuasi ke rumah sakit dan sebagainya,” tukas Wakid.

(prs)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *