Barabai, infobanua.co.id – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2023. Kegiatan Apel dipimpin oleh Sekretaris Daerah Muhammad Yani dan diikuti oleh TNI, Polri, DPRD, Intansi Vertikal, Relawan Kebencanaan dan Unsur masyarakat lainnya, bertempat di Lapangan Dwi Warna, Kamis (12/01/2023).

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Muhammad Yani menyampaikan apel yang kita laksanakan pada hari ini merupakan wujud kesiap-siagaan pemerintah bersama terkait kabupaten hulu sungai tengah khususnya saat memasuki musim penghujan seperti sekarang ini. kesiapsiagaan dalam mengantisipasi risiko bencana alam perlu kita satu-padukan salah satunya melalui apel gelar pasukan ini.

Apel ini juga dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan manajemen pengelolaan kebencanaan, agar kita semua para pemangku tanggung jawab penanganan bencana di daerah, dapat satu arah dan satu tujuan dalam menghadapi dan mengelola penanganan kebencanaan.”ucapnya

Selanjutnya, BMKG memprediksi pada bulan november 2022 hingga februari 2023 di berbagai wilayah indonesia berpotensi terjadi cuaca ekstrim seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang. dengan kondisi tersebut tentunya dapat menyebabkan dampak berupa bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung dan gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas bahkan keselamatan jiwa masyarakat.

upaya penanggulangan bencana di kabupaten hst perlu ditangani secara komprehensif, multisektor terpadu, dan terkoordinasi antar instansi pemerintah, swasta, maupun organisasi kemasyarakatan di daerah. hal itu dapat kita lakukan baik pada saat sebelum bencana, saat bencana berlangsung maupun penanganan warga setelah bencana terjadi sehingga pengelolaan bencana dapat dilaksanakan secara terpadu dan menyeluruh.

Yani juga mengatakan, Hal terpenting dalam penanganan bencana adalah keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, aparat pemerintah, tni, dan seluruh stake holder terkait untuk bersama-sama menyatukan tekad aksi memulai penanggulangan bencana sehingga hasilnya lebih optimal.
peningkatan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi program/kegiatan lintas sektor ini harus terus menerus dilakukan secara berkesinambungan guna menyamakan gerak langkah yang terpadu dalam upaya penanggulangan bencana secara proporsional.

Saya juga berharap adanya komitmen dari kita semua, sehingga program penanggulangan bencana yang disusun dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga bermanfaat bagi masyarakat yang berada di daerah bencana.”tutup

Dil/IB

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *