Media Terverifikasi Dewan Pers
RedaksiPrivacy Policy
JATIM  

Waduk Semantok Menuai Kritik, Dinas PUPR Nganjuk Unjuk Bicara

banner 120x600
banner 468x60

Nganjuk,infobanua.co.id – Waduk Semantok yang terletak di wilayah Kecamatan Rejoso,Kabupaten Nganjuk,Jawa timur yang belum lama ini diresmikan oleh Presiden RI menuai kritik.Ketua Forum Peduli Sumber Daya Air (FPSA) Kuswodiono atau yang akrab di panggil Pak Kus dan juga mantan struktural di Dinas Pengairan Kabupaten Nganjuk tempo dulu,terkait dengan Waduk Sematok ia mengkritik keberadaan sudetan atau pintu keluar air waduk untuk pertanian.

Pak Kus dalam keterangan persnya menjelaskan kalau sudetan yang ada tersebut terlalu tinggi karena ukurannya empat belas meter dari permukaan dasar waduk, yang dampaknya nanti tidak memungkinkan untuk mencukupi kebutuhan air untuk lahan pertanian pada musim kemarau dan seharusnya sudetan atau pintu keluar air tersebut minimal ketinggiannya tiga meter dari permukaan dasar waduk, dengan ukuran pintu atau sudetan dua meter kali dua meter.

banner 325x300

“Sudetan itu terlalu tinggi empat belas meter dari permukaan dasar waduk jelas tidak mungkin mencukupi untuk lahan pertanian berkelanjutan pada musim kemarau, seharusnya sudetan atau pintu keluar air dari waduk itu minimal ketinggianya tiga meter dari permukaan dasar waduk yang ukuran pintu atau sudetan itu berukuran dua meter kali dua meter,” terangnya pada Selasa (17/1/2023) dirumahnya.

Kemudian,secara terpisah pada hari dan tempat berbeda,Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo,menerangkan dalam keterangan persnya,bahwa saat ke jakarta dulu pak Kus itu ikut dan mengetahui semua data yang kita ajukan ke pemerintah pusat.Beliau juga paham dan tahu saat data-data kita di setujui oleh pemerintah pusat.

“Orang yang anda maksud itu, dulu ikut ke pemerintah pusat dalam proses yang kemudian mengetahui desainnya, kenapa tidak ikut mewarnai.Sekarang sudah terealisasi baru malah mengkritik,seharusnya lebih banyak berterima kasih kepada pemerintah pusat,” pungkas Kepala Dinas PUPR saat dikonfirmasi di ruang kerjanya,Rabu(18/1/2023).

(pras/kom)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *