Banjarmasin, infobanua.co.id Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki banyak potensi yang masih belum tersentuh. Sebab itu keahlian yang dimiliki profesi penilai yang berkaitan dengan konsep, teori, dan prinsip-prinsip ekonomi pertanahan menjadi profesi keahlian yang sangat diperlukan.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, pada Musyawarah Daerah ( MUSDA ) III DPD Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) Kalimantan Selatan (Kalsel) – Kalimantan Tengah (Kalteng), di Swiss Belhotel Banjarmasin, Rabu (18/1/2023).

Menurutnya,  pembangunan infrastruktur merupakan salah satu aspek penting dan vital untuk mempercepat proses pembangunan dan kemajuan bangsa. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus benar-benar dipersiapkan secara matang, terarah dan tentunya berkualitas.

“Dalam konteks ini, kehadiran masyarakat profesi penilai sebagai organisasi profesi berperan sebagai land economist dalam proyek pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan,” kata Paman Birin, panggilan akrab Gubernur Kalsel itu dalam sambutannya.

Paman Birin menuturkan, mewujudkan visi misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel), memerlukan partisipasi serta kerjasama dengan berbagai pihak dan dukungan seluruh masyarakat.

“Alhamdulillah profesi penilai selama ini telah banyak memberikan kontribusi terutama untuk kegiatan pelaksanaan penilaian dan pemanfaatan aset barang milik daerah serta penilaian untuk tujuan pengadaan tanah kepentingan umum,” tambahnya.

Apalagi, sambungnya, hal tersebut memberikan manfaat agar kegiatan pelaksanaan pembangunan tepat waktu, tepat sasaran dan hasilnya lebih berkualitas dalam mendukung pencapaian prioritas utama pembangunan daerah.

“Ke depan, kita berharap MAPPI Kalsel-Kalteng terus berkembang dan berkontribusi bagi pembangunan di Kalimantan Selatan,” tuturnya.

Selain itu, Pemprov Kalsel mengapresiasi dibentuknya DPD MAPPI Kalsel-Kalteng  sebagai wadah para profesi penilai untuk ikut berpartisipasi mengisi pembangunan nasional, khususnya pembangunan ekonomi. “Jadi, diperlukan kesiapan dengan optimisme yang tinggi dalam melaksanakan peran sesuai tugas dan profesinya  di masa mendatang,” imbuhnya.

Untuk itu, harapnya, mari saling bersinergi, bekerja sama dan memberikan dukungan untuk melaksanakan bakti terbaik bagi kemajuan dan kesejahteraan daerah dan negara tercinta ini.

Fad/IB

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *