Sumut, infobanua.co.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai langsung mengunjungi kediaman Abdul Bahri (63) dan Sipatiah (57) warga dusun VIII, Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara, Jumat (20/1) malam.

Seperti diberitakan sebelumnya, sepasang kakek nenek itu kini harus tinggal digubuk reot berukuran 4×5 meter, pasca rumahnya diterjang angin puting beliung pada tahun 2020 silam.

“Mudah-mudahan syukur Alhamdulillah, dengan melalui pemberitaan lebih cepat bantuan terealisasi,”ujar Kepala Desa Abdul Khair melalui Sekretaris Desa Kota Pari, Hambali, kepada wartawan Sabtu (21/1/2023).

Sekdes menjelaskan, kemarin warga kami tersebut tidak mau membuat data kependudukan oleh itu semua terkendala, karena asal kami mau data dengan dalih ucapan “ngapain, kami sudah tua”.

“Nah, kemudian pak Abdul Bahri kecelakaan pada tahun 2018, setelah itu lah mereka ada data kependudukan, Pemerintah Desa yang urus semua sekaligus pengajuan BPJS kesehatan, baru kita usulkan DTKS, dan keluarlah bantuan BST, dan BPNT,”paparnya.

Lalu, kata Hambali, itulah kejadian puting beliung para tahun 2020, dan perbaikan itu diajukan ke dinas sosial, dan BPBD namun anggaran tidak ada lagi karena refocusing covid-19.

“Cuma pada saat itu ada tenda bantuan bencana namun ditolak kakek nenek itu karena mereka sudah bangun gubuk dan ada juga bantuan sembako dari provinsi,”ungkapnya.

“Tindak lanjut kita kemarin ya kita melalui swadaya masyarakat dan ada juga dari pemdes melalui Kepala Dusun memberikan sedikit bantuan yang mana informasi nya hasil nya dibuat kan untuk mengebor air bersih sama yang bersangkutan,”tambah Sekdes.

Masih kata Sekdes, kemudian bulan Mei Tahun 2022 kemarin kami sudah mengajukan Proposal untuk Rehab Rumah Tak Layak Huni (RTLH) ke Dinas perkim sebanyak 26 KK termasuk rumah Abdul Bahri.

“Keseluruhan belum ada yang terealisasi. Nah itu bang belum tahu kendalanya apa,”pungkasnya

Ari

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *