infobanua.co.id
Beranda Berita Mendagri Tekankan Pentingnya Peran PLBN dalam Membangun Indonesia dari Pinggiran

Mendagri Tekankan Pentingnya Peran PLBN dalam Membangun Indonesia dari Pinggiran

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menekankan pentingnya peran Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dalam membangun Indonesia dari pinggiran.

Jakarta, infobanua.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menekankan pentingnya peran Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dalam membangun Indonesia dari pinggiran. Dia menegaskan, membangun Indonesia dari pinggiran merupakan salah satu strategi besar yang dijalankan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

Dia menjelaskan, keberadaan PLBN merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk mengembangkan wilayah perbatasan. Infrastruktur tersebut juga diarahkan dibangun lebih baik daripada negara tetangga.

“Sudah ada 15 PLBN yang dibangun Beliau (Presiden) dan dibangun oleh kita, 8 sudah operasional penuh, dan diresmikan, tinggal 7 yang belum diresmikan, dan 5 di antaranya sudah operasional, dan 2 lagi yang sedang dalam tahap pembangunan,” ucap Mendagri saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2020-2024 dan Perencanaan Pembangunan Kawasan Perbatasan Tahun 2025-2029 di The Tribrata Dharmawangsa Hotel, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Mendagri mengatakan, pengelolaan PLBN melibatkan berbagai instansi lintas sektoral. Di antaranya seperti pihak Imigrasi, TNI, Polri, Bea Cukai, dan BNPP. Namun pengelola utama dan sumber anggarannya berasal dari BNPP.

Selain itu, Mendagri mengungkapkan bahwa mengelola perbatasan memiliki tantangan yang tak mudah. Ini mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar dengan garis pantai terpanjang kedua setelah Kanada.

“Keinginan untuk mengembangkan perbatasan ini banyak targetnya, target pertama adalah daerah perbatasan ini harus kuat, masyarakatnya harus dibangun sejahtera supaya ada pemerataan, tidak hanya membangun kota,” tandas Mendagri.

IB

Bagikan:

Iklan