Banjarbaru, infobanua.co.id – Menjelang momentum mudik Lebaran 2025, Manajemen Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) kembali gelar Posko Angkutan Udara Lebaran di Selasar Terminal Kedatangan Domestik Bandara Syamsudin Noor.
Posko yang direncanakan berlangsung selama 22 hari terhitung mulai 21 Maret hingga 11 April 2025 ini merupakan hasil kolaborasi dari Manajemen InJourney Airports dengan TNI, POLRI, Basarnas, Airlines, Perum LPPNPI (Airnav), BMKG, Balai Karantina Kesehatan, dan komunitas Bandara lainnya.
“Kami menyambut dengan antusias peak season kali ini. Sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkesan kepada para pengguna jasa, kami bersama dengan stakeholder terkait telah melakukan serangkaian persiapan, pembuatan program, hingga koordinasi aktif untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan jumlah aktivitas di Bandara maupun kondisi abnormal yang mungkin terjadi. Salah satunya adalah dengan pelaksanaan Posko Angkutan Udara Idulfitri 2025 yang beroperasi selama jam operasional Bandara, yaitu pukul 06.00 – 23.00 WITA”, terang Khaerul Assidiqi, General Manager Bandara Syamsudin Noor.
Selama periode Mudik Lebaran 2025, hal-hal terkait operasional telah disiapkan antara lain dengan pelaksanaan inspeksi keselamatan angkutan lebaran, pengecekan fasilitas kebandarudaraan secara berkala, Airport Security Committee, hingga persiapan para personel operasi. Manajemen InJourney Airports juga telah menyiapkan sejumlah program antisipasi untuk keadaan darurat, accident, dan force majeur saat mudik lebaran berlangsung.
Selama periode penyelenggaraan Posko, diproyeksikan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang sebanyak 7% dibandingkan periode sebelumnya dengan peningkatan dari 209.613 penumpang menjadi 224.286 penumpang. Tidak hanya itu, pada aktivitas pesawat juga akan terjadi peningkatan sebanyak 5% pada periode ini dengan peningkatan dari 1.757 movements menjadi 1.845 movements.
Puncak arus mudik pada periode ini diprediksi akan terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan total 13.457 penumpang dengan puncak arus balik yang akan terjadi pada 07 April 2025 dengan total penumpang sebanyak 13.233 penumpang. Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut, Manajemen InJourney Airports juga telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dalam penyediaan angkutan udara yang pada kesempatan ini tercatat rencana extra flights tujuan Jakarta (CGK) sebanyak 2 flights menggunakan maskapai Garuda Indonesia, Surabaya (SUB) sebanyak 5 flights menggunakan maskapai Lion Air, Semarang (SRG) 5 flights menggunakan maskapai Lion Air, dan Yogyakarta (YIA) sebanyak 5 flights menggunakan maskapai Lion Air, masing-masing untuk keberangkatan dan kedatangan.
Khaerul menambahkan, “Untuk mendukung para pengguna jasa dapat mudik dan berkumpul dengan keluarga di kampung halaman dengan aman, nyaman, dan berkesan menggunakan moda transportasi udara melalui Bandara Syamsudin Noor, kami juga telah menyiapkan total 333 personel yang terdiri dari 253 personel internal kami dan didukung oleh 80 personel eksternal dari TNI, POLRI. Selanjutnya kami juga menghimbau para pengguna jasa untuk tiba lebih awal di Bandara dan berhati-hati dengan barang bawaan selama bepergian”.
Rel/IB
WateryNation, organisasi anak muda peduli lingkungan, menegaskan kembali komitmennya dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga…
Evista, perusahaan startup karya anak bangsa yang bergerak di bidang transportasi darat, semakin mendapat pujian…
Semakin banyak pemudik yang beralih ke kendaraan ramah lingkungan, mencatatkan lonjakan signifikan dalam permintaan sewa…
NUNUKAN, infobanua.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan menerima penyerahan Laba Bersih Tahun 2024 dari Perusahaan Umum…
NUNUKAN, infobanua.co.id – Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Hary Sudwijanto, melaksanakan kunjungan kerja pada Selasa,…
NUNUKAN, infobanua.co.id – Irjen Pol Hary Sudwijanto, Kapolda Kalimantan Utara, melakukan kunjungan kerja pada Selasa,…