Operasi Pengawasan Barang Kena Cukai KPPBC TMP B Banjarmasin

oleh -5 views

Sesuai dengan surat perintah operasi penindakan di bidang kepabeanan dan cukai periode bulan Januari Seksi Penindakan dan Penyelidikan di KPPBC TMP B Banjarmasin nomor SPRINT-1578/WBC.15/KPP.MP.01/2018 tanggal 29 Desember 2017, dilakukan operasi penindakan barang kena cukai ilegal diwilayah kerja Bea Cukai Banjarmasin. Upaya Bea Cukai untuk terus menerus beredarnya barang kena cukai ilegal di masyarakat sejalan dengan fungsi Bea dan Cukai sebagai community protector dan menindaklanjuti hasil survey rokok ilegal 2016 oleh P2EB UGM.

Pada dasarnya BKC adalah barang yang dibatasi peredarannya di masyarakat dengan instrumen pengawasan yang diterapka pemerintah danpengenaan cukai yang tinggi pada saat peredarannya. Upaya pengawasan pemerintah tersebut menjadikan harga BKC mahal di pasaran, sehingga mendorong oknum pengusaha mencoba memproduksi barang kena cukai dengan modus menghindari pengenaan cukai (ilegal).

Operasi yang dilakukan pada bulan Januari 2018 menghasilkan salah satunya penindakan terhadap barang kena cukai ilegal yang diduga mengandung unsur tindak pidana cukai yaitu menawarkan, menyerahkan, menjual atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya, dan atau menimbun, menyimpan, memiliki, menjual, menukar, memperoleh atau memberikan barang kena cukai yang diketahuinya atau patut harus diduganya berasal dari tindak pidana, melanggar pasal 54 jo Pasal 56 Undang-Undang No 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang No 11 Tahun 1995 tentang cukai jo. Pasal 55 KUHP, berupa barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai.

Untuk produk hasil tembakau Sigaret Kretek Mesin sebanyak 6 karton merek Bunga Cakra yang ditindak oleh petugas Bea dan Cukai dari Seksi Penindakan dan Penyelidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Banjarmasin di Jalan Duyung Raya Komplek Lumba-Lumba Kelurahan Telaga Biru Banjarmasin, Kamis (25/1/2018) pukul 18.00 WITA. Jumlah barang bukti meliputi 6 karton rokok ilegal dengan total 10.800 bungkus (172.800 batang) rokok tanpa dilekati pita cukai merek Bunga Cakra.

Peredaran BKC ilegal tersebut diatas telah merugikan konsumen dan menghilangkan potensi peneriamaan negara dari sektor cukai hasil tembakau sebesar Rp66.528.000. Pelaku dapat dikenai sanksi pidana sesuai ketentuan Pasal 54 Undang-Undang No 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang No 11 Tahun 1995 tentang Cukai yakni pidana paling sedikit 1 tahun dan paling lama 5 tahun atau pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.rel/inf

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.