oleh

Produksi Sawit dan Moratorium Perluasan Lahan

-Ekonomi-9 views

Produksi sawit selama ini tidak pernah tersisa, artinya permintaannya tinggi, oleh karena itu industri akan meningkatkan produktivitasnya. Hal tersebut dikatakan Direktur Eksekutif Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Iskandar Andi Nuhung, Senin (29/1).

“ Moratorium perluasan lahan kelapa sawit akan meningkatkan produksi kelapa sawit. Meski tidak bisa menambah lahan, industri akan meningkatkan produktivitas untuk melayani permintaan yang tinggi,” katanya.

Iskandar mengatakan, produktivitas Crude Palm Oil (CPO) Indonesia masih berada di bawah produktivitas negara produsen lainnya. Produktivitas tersebut masih dapat bertambah 25 persen hingga 30 persen.
Produksi CPO optimal Indonesia dinilai bisa mencapai angka 50 juta ton dalam satu tahun. Hal itu dengan melihat rata-rata produksi yang mencapai 38 juta ton hingga 40 juta ton per tahun.

Dijelaskan Iskandar,melihat kebutuhan yang tinggi, pengusaha akan tetap berusaha memenuhi produksinya. Saat ini masih terdapat lahan yang belum digunakan.

“Luas lahan yang sudah ditanami saat ini mencapai 12 juta hektare (ha), lahan sisa milik perusahaan tidak terdapat datanya karena dikelola perusahaan,” jelas Iskandar. Jika lahan tersebut akan dievaluasi, industri tetap akan menggenjot produktivitasnya. Walaupun industri akan perlu menjaga keuangan perusahaannya.kontan/inf

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed