oleh

HKTI Prihatin Lahan Pertanian di Banjarmasin Sisa 25 Persen

Belum ada kata terlambat untuk berbuat dan bertindak. Mungkin begitulah kira-kira yang ada dibenak pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kalsel.

Bahkan informasi di Dinas Pertanian Kota Banjarmasin, saat ini lahan pertanian dimkota ini tersisa 25 persen dari luas wilayah kota yang ada. Problem inilah harus menjadi agenda besar HKTI Kota Banjarmasin yang dinakhoddai Latifah yang terpilih untuk mengemban amanah yang tak mudah ini.

“HKTI Kota Banjarmasin akan segera menghimpun kelompok petani, nelayan dan peternakan guna membahas bersama-sama tentang agenda kedepan,” kata Latifah yang juga anggota DPRD Kota Banjarmasin, usai dipilih menjadi Ketua HKTI Banjarmasin, Sabtu (3/2/2018).

Lahan pertanian yang makin menyusut, kata Latifah, menjadi program HKTI kedepan yaitu tentunya ini yang bersinergi sinfronkan dengan program pemerintah Kota Banjarmasin. Lahan yang tersisa harus dipertahankan jangan sampai tergerus oleh pembangunan-pembangunan baik itu perumahan maupun bangunan-bangunan lainnya di Banjarmasian

Jadi lahan yang sudah ada ini perlu pertahankan, kemudian petani-petani komunitas yang ada di Banjarmasin baik itu petani, peternakan, perikanan ini nanti insyallah HKTI akan mengundanglah istilahnya komunitas-komunitas.

Semua persoalan akan dibahas isu-isu apa saja yang perlu yang kita benahi petani apa saja yang diperlukan dalam hal ini HKTI yang akan hadir apa saja yang menjadi keluhan-keluhan para petani baik para perikanan dan peternakan.

Rel/yus

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed