oleh

Bantuan Kapal Nelayan Bantu Tingkatkan Hasil Tangkap Ikan

Dalam rangka mewujudkan Kalsel Mapan dengan menghasilkan usulan perencanaan pembangunan bermanfaat bagi masyarakat kelautan dan perikanan, digelar Rapat Teknis Perencanaan (RATEKCAM) Tahun 2018 dan Penyusunan Usulan Pembangunan Kelautan Dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2019.

Hal tersebut dikatakan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Ir H Syaiful Azhari MP, Selasa (20/2), kegiatan perencanaan dalam rangka persiapan kegiatan tahun 2018 dan persiapan tahun 2019 penekanan pada kegiatan ini adalah agar kegiatan kita ditingkat provinsi terus singron dengan kabupaten/kota penekanannya adalah agar kegiatan itu bisa singron dengan kabupaten/kota. Saat ini memang terkait dengan hasil perikanan tentunya kalau komunitas budidaya tentunya sudah merupakan ranah kabupaten/kota. Namun untuk kegiatan hasil tangkapan ikan saat ini memang target sekitar 600 ton pertahun tercapai.

“Target untuk produksi tangkap tahun 2017 bisa tercapai. Saat saat ini belum ada ekspor, jadi saat ini kebutuhan ikan kita cukup besar,” jelas Sayful.

Syaiful mengatakan, target kedepan tentunya pertama pengelolaan peningkatan tangkap, peningkatan budidaya, peningkatan pengawasan sumber daya kelautan kemudian kegiatan pengelolaan sumberdaya kelautan. Jadi penekanannya adalah tentunya peningkatan tangkap ikan, kita akan membangun kapal tahun 2018 ini.

“Akan membangun sekitar 15 buah kapal nelayan untuk kabupaten Kotabaru dan kabupaten Tanah Laut, serta memberikan alat bantu penangkapan ikan, seperti gilnet, trafel net,” katanya.

Dijelaskan Syaiful, akan merestoking itu beberapa kawasan, barangkali sudah mengalami kepunahan seperti ikan haruan kemudian ikan patin, ikan baung, ikan papuyu. Rencana restoking di beberapa kawasan dan tahun ini di kawasan Tabalong akan restoking ada sekitar 50 ribu sampai 75 ribu bibit ikan ditebar disana.

“Saat ini memang belum bisa melihat keberhasilan karena itukan dalam satu kawasan. Kawasan yanga di restoking itu tidak boleh ada penangkapan ikan disana. Semestinya diadakan peraturan desa supaya tidak ada penangkapan disana sehingga kelihatan hasilnya nanti,” harapnya.

Hal senada di ungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Drs H Abdul Haris Makki MSi- , fokuskan bantuan langsung masyarakat atau hibah bagi para nelayan, pembudidaya ikan , pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. Libatkan masyarakat bantuan hibah berbasis kelompok dan berdasarkan usulan yang diajukan.ida/inf

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed