SMKN 5 Jadi Percontohan Link and Match Bidang Konstruksi

oleh -13 views

Kementerian PUPR bidang konstruksi, Dikdasmen Kemendikbud Kalsel dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi membuka program link and match bidang konstruksi sebagai upaya peningkatan uji kompetensi dan pemberian sertifikasi bagi pelajar SMK.

“Ini sebagai jawaban karena di Indonesia sendiri jumlah tenaga kerja terampil di Indonesia masih terbilang sedikit,” kata Syarif Burhanuddin Dirjen bidang konstruksi Kementerian PUPR di SMKN 5 Banjarmasin, Selasa (13/3/2018).
Program nasional ini diikuti sebanyak 13 SMK se-Indonesia yang siap mencetak lulusan berkompeten dan bersertifikasi. “Di banjarmasin dilakukan di SMK 5, sebagai pilot projectnya,” ungkapnya.

Saat ini pembangunan nasional sangat maju di Indonesia, namun belum diimbangi jumlah tenaga ahli dan terampil bersertifikasi. Dari data Kementerian PUPR tahun 2017 ada sebanyak 8,1 juta pekerja , dimana 5,9 jutaorang merupakan pekerja tidak terampil dan belum bersertifikasi.

Tentunya melalui program ini, dia berharap pelajar SMK akan meningkat kompetensinya melalui praktek kerja magang selama 6 bulan serta penyerahan sertifikat berlogo Garuda yang diakui nasional dan internasional oleh LPJK.

“Melalui program ini kompetensi dan keahlian pelajar mampu terpantau sehingga ketika lulus nanti dunia industri bisa langsung melakukan perekrutan karena telah disertai sertifikasi yang resmi dari pemerintah,” kata Syarif.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.