oleh

Petani Bayar Polis AUTP Seribu Permusim Tanam

Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang digaungkan pemerintah dengan stake holders PT Jasindo, sejak tahun 2015 semakin diminati para petani karena telah dirasakan manfaatnya.

Menurut koordinator AUTP Kalimantan Selatan Masliyana MP usai bersosialisasi lanjutan ke kabupaten Balangan dan Hulu Sungai Utara 26 sampai 27 Maret 2018.Target tahun 2018 harus mencapai 15 ribu hektar bahkan lebih.Berpacu dengan waktu menjelang musim tanam April-September (Apsep),sudah merealisasikan tugasnya bersama mitra kerja PT Jasindo dan pihak Bank ,mengingat sosialisasi bukan hanya AUTP tetapi juga sosialisasi pembiayaan menggunakan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bank yang mendukung dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani adalah Bank BNI,BRI dan Bank Kalsel .
Dikatakan Masliyana, yang menjadi daya tarik dalam kegiatan sosialisasi yang menurut tim dari provinsi Kalimantan Selatan adalah road show atau safari, merambah beberapa kabupaten dalam satu kali jalan dengan waktu berhari-hari.Hasilnya berkat semua insan pertanian terutama jajaran Dinas pertanian,BPP disetiap kabupaten serius dalam menyampaikan materi pokok dan alasanya ,banyak petani menjadi pemegang polis.

“Ada sebagian petani bahkan petugas penyuluh pertanian sempat heran ketika pertemuan di BPP Sungai Pandan, Alabio ,yang dihadiri seluruh kepala BPP se- Hulu Sungai Utara, saat koordinator AUTP Kalsel menyebut bahwa kewajiban petani membayar polis Asuransi AUTP hanya” Rp1000, sempat mengrenyitkan dahi .Konon setelah dijelaskan secara detail bayar polis AUTP Rp1000 adalah bukan perhektar melainkan perborongan,” jelas Masliyana.

Masliyana mengatakan, kembali ke pokok permasalahan bahwa kewajiban petani tetap Rp36000 perhektar atau musim tanam atau 20 persen yang menjadi tanggungan petani karena 80 persen ditanggung pemerintah (subsidi) dari klaim yang dibayarkan PT Jasindo sebesar Rp6000.000 apabila 70persen tanaman padi dinyatakan rusak akibat banjir dan serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

“Kabupaten Hulu Sungai Utara tahun 2018 ditarget 1500 Ha naik 6 kali lipat dari tahun 2017 yang hanya 250 hektar. Klaim yang dibayar 9,5 hektar .Kenaikan luas lahan yang ditarget di HSU meskipun persentrasenya 10 persen dari total target 15000 Ha, se-Kalsel.” kata Yana (pangggilan akrab Masliyana) cukup meningkat antusias petani terhadap AUTP tahun 2018 ini.Di tengah guyuran hujan tengah hari sejak pagi dilangit HSU ,namun tidak menyurutkan niat para ketua Kelompok Tani dan petugas penyuluh untuk datang ke BPP Alabio.

Hal ini dibuktikan dengan 80 kursi yang tersedia hampir semuanya terisi. Sosialisasi yang dilaksanakan sistem panel di BPP Alabio koordinator menjelaskan mulai latar belakang beergulirnya AUTP yakni dari pemikiran ketidakpastian usahatani padi terhadap resiko gagal panen baik oleh perubahan iklim maupun akibat serangan OPT ,manfaat AUTP hingga solusi pemecahan masalah seperti pengaduan dari petani dan permasalahan yang terjadi tidak terduga.

Manfaat masuk Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) tegas Yana antara lain, melindungi petani dari kerugian karena memperoleh ganti rugi jika terjadi gagal panen sebagai akibat banjar, kekeringan,dan atau serangan OPT.
Meningkatnya minat petani menjadi pemegang polis AUTP sejak tahun 2015 karena sudah banyak petani yang merasakan manfaatnya. Tahun 2015 di Kalimantan Selatan ditarget 43 ribu hektar namun terealisasi 3.192,91hektar. Tahun 2016 meningkat dari target 35 ribu hektar terealisasi 2.600,22 hektar dan tahun 2017 pemegang polis naik tajam meskipun target turun dari tahun 2016 .Tahun 2017 target 20.000 hektar pemegang polisnya sampai 33.220,26 hektar atau naik 1200 persen PT Jasindo membayar klaim 3,5 milyar rupiah dengan kerusakan 285 hektar.

“Ukuran keberhasilan petani dalam budidaya usaha tani padi bukan diukur oleh besarnya klaim ,tetapi sebaliknya bila pembayaran klaim tertanggung lebih kecil maka usaha tani berhasil dan tidak terjadi gagal panen .Karena motto pertanian adalah menanam harus panen,” demikian Masliyana katakan. Ayi Kuswana.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed