oleh

Polda Kalsel Musnahkan Sabu 1.412, 34 gram dan Pil XTC 2.981,5 Butir

Barang bukti narkoba terdiri sabu seberat 1.412, 34 gram dan pil xtc sebanyak 2.981,5 butir. Narkoba sebanyak itu merupakan hasil tangkapan bulan Januari hingga Maret 2018 dari 15 kasus dengan jumlah tersangka total 15 orang yang berhasil ditangani oleh Ditresnarkoba Polda Kalsel bekerjasama dengan Bea Cukai Banjarmasin dan BNNP Kalsel.

Menurut Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Muhammad Firmanusai pada acara pemusnahan barang bukti di Mapolda Kalsel, yang juga dihadiri pejabat Bea Cukai Banjarmasin dan BNNP Kalsel, Kamis (19/4/2018). Barang bukti hasil tangkapan periode Januari-Maret 2018, melibatkan 25 tersangka dari tersangka Victor (Perancis) tanggal 24 Maret, di depan Kantor Pos Jalan A Yani km 23 Landasan Ulin.

“Jaringan Akmal yang ditangkap di depan Bandara Syamsudin Noor Rabu (21/3) dengan barang bukti 1 paket besar sabu 756,50 gram. Dan jaringan narkoba Malaysia di Bandara Syamsudin Noor dengan barbuk 1 paket besar sabu 480,50 gram dan 160 oil XTC warna pink logo Mickey Mouse,” ungkap Firman.

Dikatakan Firman dalam jumpa pers, yang paling banyak adalah barang bukti narkoba dari Lapas Karang Intan, yang melibatkan narapidana Hariyadi yang mengendalikan peredaran narkoba jenis sabu dari Malaysia. Pengungkapan kasus ini, berkat kerjasama Ditresnarkoba Polda Kalsel dan BNNP Kalsel dengan barang bukti yang diamankan berupa sabu seberat 484,50 gram dan 160 butir Xtc Logo Mickey Mouse.

“Kasus jaringan narkoba Perancis Firman, diamankan sebanyak 2.798 butir narkotika jenis ekstasi berhasil ditangkap tim gabungan dari Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel dan Bea Cukai Banjarmasin. Ini jaringan internasional yang menyasar Kalsel menjadi salah satu sasaran peredarannya,” jelasnya.

Firman mengatakan, pengiriman ekstasi dengan kualitas nomor satu itu terbongkar setelah Bea Cukai menerima informasi awal adanya benda mencurigakan yang dikirim melalui Kantor Pos. Kemudian petugas bergerak meringkus tersangka penerima barang bernama Donny , Sabtu (24/3) sekitar pukul 14.30 WITA ketika mengambil kiriman di Kantor Pos di Jalan Ahmad Yani Km 23 Banjarbaru.

Barang bukti terdiri dari paket narkotika yang disita di antaranya 1.359 gram yang terdiri dari 2.798,5 butir ekstasi dan dua paket serbuk ekstasi seberat 16,5 gram itu diselipkan ke dalam barang tempat cuci kaki pijat. Narkoba 1 paket besar sabu-sabu seberat 484,50 gram dari pengakuan tersangka Gilang Fajar Martha. Serta 160 butir pil ektasi berlogo Micky Mouse. Ungkapan kasus itu jaringan luar negeri ditemukan di depan Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru dan TKP kedua di Jalan Veteran, Martapura, Kabupaten Banjar. Petugas yang melakukan penangkapan dan penggeledahan menemukan barang bukti yang diduga sabu seberat 484,50 gram dari dalam ransel milik pelaku yang berinisial Gilang warga Jalan Gunung Sari Banjarmasin di depan Bandara Syamsudin Noor. ida/inf

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed