oleh

Ekonomi Kerakyatan Membangun Kemandirian Ekonomi Nasional

Banjarmasin,Info Banua.Sistem Ekonomi Kerakyatan yang diiterapkan di Indonesia bertujuan peningkatan kehidupan masyarakat lapisan bawah, meliputi buruh, tani, nelayan, dan UKM,kata Sjachrani Mataja di hadapan peserta Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama pelaku UKM Kota Banjarmasin di Banjarmasin,Kamis (26/4/2018).

Sosialisasi empat pilar kali ini di gelar di Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah dengan peserta pelaku UKM di Kota Banjarmasin.

Menurutnya dalam sistem Ekonomi Kerakyatan yang diutamakan adalah rakyat kecil, yaitu buruh, tani, nelayan, dan UKM. Dalam sistem ini, khususnya dalam bidang produksi, yang ingin didorong maju adalah UKM yang tersebar di seluruh Indonesia,termasuk di kota Banjarmasin yang merupakan pusat perdagangan di Kalimantan Selatan.

“Sebagai pusat kita perdagangan Usaha Kecil Menengah memegang peran penting,karena lebih banyak membantu masyarakat dan menghidupkan perekonomian masyarakat kecil”,kata Sjachrani Mataja.

“Jika pemerintah lebih mengutamakan korporasi sangatlah tidaklah tepat, karena keuntungan yang diperoleh korporasi hanya di nikmati segelintir orang. Sementara Pelaku usaha kecil lebih banyak rakyat yang dapat menikmati, di samping peluang kerjapun dapat lebih banyak diciptakan melalui pelaku usaha kecil,” jelasnya.

Banyak masyarakat yang sekarang ini menggeluti usaha kecil, karena lapangan pekerjaan yang terbatas menjadi arah untuk merubah mindset masyarakat untuk membuka usaha mikro, kecil dan menengah mengingat dapat meningkatakan pendapatan dan pemerataan penghasilan di tengah masyarakat. Ini bertolak belakang dengan korporasi yang memiliki keuntungan besar dan berorientasi hanya pada keuntungan semata tanpa ada kepedulian terhadap lingkungan sekitar, namun hanya dapat di nikmati segelintir orang saja.

Oleh karena itu ekonomi kerakyatan yang telah di amanatkan dalam dasar negara kita sangatlah tepat buat bangsa dan negara ini. Ekonomi kerakyatan lebih banyak mengutamakan rakyat dan berpihak pada rakyat, ini harus tetap kita pertahankan sebagai identitas ekonomi Bangsa Indonesia yang menunjung milai kebersamaan,pungkas Sjachrani Mataja .(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed