Polda Kalsel Razia Makanan Minuman Ilegal

oleh -4 views

Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyimpanan bahan pokok (sembako) menjelang Bulan Suci Ramadhan Ditreskrimum Polda Kalsel terus melakukan razia terhadap gudang makanan dan minuman di Kota Banjarmasin. Terungkap, Jumat (27/4/2014) pukul 17.00 wita di lokasi Komplek Pergudangan 88 Jalan Gubernur Subarjo Kelurahan Basirih Selatan Banjarmasin.

Berkat laporan masyarakat diamankan 492 sak karung gula rafinasi. Serta hari Rabu (25/4/2018), di lokasi kejadian Toko Bread Mart di Jalan AES Nasution 17 RTt8 G Kelurahan Gadang Banjarmasin dengan mengamankan ratusan bahan makanan dan minuman ilegal.

Hal tersebut dikatakan Direktur Reserse dan Kriminal Umum Kombes Pol Rizal Irawan, Senin (30/4/2018), pihaknya menemukan adanya kegiatan bongkar gula kristal rafinasi produksi PT Berkah Manis Makmur (BMM) dari dalam kontainer gudang milik H Fahrul Razi. Dan dari dalam gudang tersebut petugas menemukan adanya gula pasir putih yang dipindah dari kemasan karung gula kristal rafinasi produksi PT BMM.

Dijelaskan Kombes Pol Rizal irawan, gula-gula rafinasi oleh pelaku dipindah kedalam kemasan karung putih polos. Tindakan tersebut lantas dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Kalsel, untuk proses penyelidikan lebih lanjut, karena melanggar hukum.

“Tindakan pelaku bernama H Fahrul Razi yang membuka kemasan gula dan mengganti kemasan gula kristal rafinasi ukuran 50 kg kedalam karung polos tanpa merek. Jelas melanggar Pasal 139 Jo, Pasal 143 Jo,Ppasall 99 UU RI No 18/2012 tentang pangan,” ucap Rizal.

Rizal mengatakan, ancaman hukuman 5 tahun dan denda Rp 10 miliar, atau Pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf (f) dan huruf i UU RI No8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman hukuman 5 tahun dan denda Rp2 miliar.
Dengan barang bukti yang berhasil disita petugas terdiri 10 sak karung @ 50 kg gula kiristal produksi PT BMM, 388 sak/karung @5 0 kg merek Raja Gula berisi gula rafinasi produksi PT BMM, 94 sak/karung @50 kg karung putih polos tanpa merek yang berisi gula kristal rafinasi produksi PT BMM.

Rizal juga mengungkapkan, hasil tangkapan pihaknya, hari Rabu (25/4/2018), di lokasi kejadian Toko Bread Mart di Jalan AES Nasution 17 RTt8 G Kelurahan Gadang Banjarmasin. Penyidik Subdit I Ditreskrimsus Polda Kalsel telah melakukan mengamankan produk bahan makanan dan minuman berbagai merek sebanyak 343 item yang dinilai ilegal yang kesemuanya melanggar Pasal 62 dimana barang kemasan tersebut tidak mencantumkan tanggal kadaluarsa atau jangka waktu penggunaan atau pemanfaatannya. Termasuk tak adanya label barang dan masa berlakunya barang.

“Dari tindakan pelaku atas nama Cyntia Nio Hermanto, dijerat pasal 62 ayat 1 jo pasal 8 ayat (1) huruf G dan huruf i UU RI No8/1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaaman hukuman 5 tahun dan denda Rp10 Miliar,” kata Rizal.

Rizal bersama Tim Satgas Pangan Kalsel akan terus mengejar, barang-barang yang dijual pelaku ke toko-toko mana saja di Kalsel. Karena semua barang bahan makanan dan bahan minuman kami nilai ilegal karena tak ada kode produksi dan tanggal kadaluarsanya. Serta menghimbau masyarakat agar lebih teliti dalam membeli perhatikan label produksi yang tertera di produk makanan atau minuman tanggal kadaluarsa.

ida/inf

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.