oleh

Pesantren Kilat Ramadhan Sabilal Muhtadin Dikuti 800 Pelajar

Antusias 800 pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMU sekitar Kota Banjarmaasin mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan Mesjid Raya Sabilal Muhtadin yang digelar selama 15 hari mulai 19-28 Mei 2018. Acara rutin tahunan yang sudah menginjak ke 38 kali ini memang diadakan setiap bulan suci Ramadhan untuk memberikan kesempatan belajar bersama ilmu agama. Beberapa materi diberikan oleh pengajar dari Remaja Mesjid Sabilal Muhtadin seperti materi ilmu tauhid, fiqih, tasauf dan sejarah Islam.

“pelajaran diberikan seperti tata cara dan adab wudhu yang benar, cara gerakan solat,membaca Al Quran hingga materi lain disesuaikan dengan tingkatan anak yang belajar di pesantren ini,” ujar Ketua Panitia Pesantren Ramadhan Mesjid Raya Sabilal Muhtadin, Adriansyah, Sabtu (19/5/2018).

Dijelaskan Adriansyah, para santrinya diwajibkan bisa membaca Al Quran. “Jika masih tahap belajar juga dimbimbing sampai bisa, minimal lulusannya yang ditempa 15 hari bisa mengaji dan memiliki kemampuan menghapal surah-surah pendek. Itu semuanya diberikan materi sesuai usia,” katanya.

Para peserta pesantren, kata Adriansyah selama pendidikan diperkenankan pulang kerumahnya masing-masing karena memang hanya belajar mulai jam 09.00 WITA hingga 12.00 WITA. “Dimana materi pelajarannya teori dan praktek. Para lulusan pesantren nantinya juga akan diberikan sertifikat pendidikan selama mengikuti kegiatan,” ungkapnya.

Acara pembukaan Pesantren Ramadhan Sabilal Muhtadin dibuka oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai menyambut baik kegiatan yang digelar remaja masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin dalam rangka syiar Islam di bulan suci Ramadhan ini.

“Harapan kami peserta memperoleh ilmu yang bermanfaat, dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Harapan kami semoga kegiatan pesantren kilat Ramadhan juga menularkan kegiatan serupa di masjid-mesjid yang ada di Kalsel,” ucapnya.

ida/inf

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed