oleh

Waspada, Investasi Enam Etitas Berpotensi Merugikan

Satuan tugas penanganan dugaan tindakan melawan hukum di bidang  penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi atau Satgas Waspada Investasi kembali menghimbau masyarakat untuk berhati-hati  terhadap penawaran produk atau kegiatan usaha dari 6 entitas yang telah dipantau dan diindentifikasi Satgas Waspada Investasi pada bulan Mei 2018.

Hal tersebut dikatakan Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan,  Mohamad Nurdin Subandi,  Senin (28/5) dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama media. Karena enam entitas tersebut tidak memiliki izin usaha pemasaran  produk dan penawaran investasi sehingga berpotensi merugikan masyarakat karena imbal hasil atau keuntungan yang dijanjikan  tidak masuk akal.

“Satgas Waspada Investasi menghimbau masyarakat agar berhati-hat terhadap penawaran  dan produk enam etintas tersebut,” ungkapnya.

Dijelaskan Subandi, enam entitas yakni PT Medussa Multi Business Centre Tour and Travel, dimana perusahaan ini sistem keagenan dan waralaba tanpa izin yang berkantor pusat di Jakarta, kemudian PT Arafah Tamasya Mulia, dimana ravel umrah ini tanpa izin dan berkantor pusat di Balikpapan. Selanjutnya, PT Bandung Eco Sinergi Teknologi, yang usahanya penjualan paket usaha produk Eco Racing tanpa izin yang berkantor pusat di Bandung.

PT Duta Bisnis School/PT Duta Future International, usahanya edukasi dan penjualan pulsa secara multi level marketing tanpa izin yang kantor pusatnya di Bandung. PT Bes Maetro Waralaba usahanya jasa periklanan secara multi level marketing tanpa izin yang kantor pusatnya di Bandung, serta PT Gain Max Capital Limited, yang usahanya perdagangan forex dan investasi tanpa izin yang kantor pusatnya di Inggris.

Subandi mengatakan, kegiatan perusahaan tersebut selama ini menjadi perhatian dan pemantauan Satgas Waspada Investasi berdasarkan informasi yang disebarkan perusahaan dan pengaduan masyarakat. Satgas Waspada Investasi secara cepat  merespon  informasi tersebut untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Satgas telah mengundang perusahaan-perusahaan tersebut dan mendorong entitas untuk mengurus perizinan sesuai ketentuan perundan-undangan. Seluruh instansi terkait telah berkomitmen untuk memperlancar proses perizinan kegiatan usaha agar memenuhi persyaratan,” katanya.

Informasi daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang dapat diakses melalui investor alert portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id

Informasi mengenai daftar investasi  yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada  layanan  konsumen OJK 157, email [email protected] atau [email protected]

 

ida/inf

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed