oleh

Nilai Ekspor dan Impor Kalsel Turun

Badan Pusat Statistik mencatat, neraca perdagangan ekspor dan impor Kalimantan Selatan April 2018 mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan bulan Maret 2018.

“Nilai ekspor melalui pelabuhan di Kalsel bulan April turun sebesar 7,76 persen dan impor turun sebesar 42,38 persen,” ujar Kepala BPS Kalsel Diah Utami di Banjarbaru, Senin.

Ia mengatakan, nilai ekspor Kalsel bulan April mencapai 718,89 juta dolar AS atau turun jika dibandingkan ekspor bulan Maret yang mencapai 779,38 juta dolar AS.

Jika dibandingkan dengan nilai ekspor bulan April 2017 yang mencapai 699,28 juta dolar AS, maka nilai ekspor bulan April 2018 mengalami kenaikan sebesar 2,80 persen.

Kelompok barang utama penyumbang ekspor terbesar yakni kelompok bahan bakar mineral sebesar 630,66 juta dolar AS turun 6,67 persen dibanding Maret sebesar 675,76 juta dolar.

Kelompok kedua yakni kelompok lemak dan minyak hewan/nabati yang menyumbang ekspor sebesar 79,31 juta dolar AS yang juga mengalami penurunan sebesar 6,17 persen.

Sedangkan kelompok ketiga yakni kelompok kayu, barang dari kayu dengan nilai ekspor 8,34 juta dolar AS yang turun 24,55 persen dibanding bulan Maret 2018 sebesar 11,05 juta dolar AS.

“Negara utama tujuan ekspor yakni Tiongkok dengan nilai 228,99 juta dolar AS, India sebesar 140,84 juta dolar AS dan Jepang dengan nilai sebesar 100n42 juta dolar AS,” ungkapnya.

Sementara itu, nilai impor April yang mencapai 93,71 juta dolar AS atau turun 42,38 persen dibanding impor Maret 2018 sebesar 162,63 juta dolar AS atau turun 14,46 persen dibanding April 2017.

Komoditas utama impor Kalsel dari kelompok bahan bakar mineral 88,76 juta dolar AS, kelompok mesin-mesin/pesawat mekanik 2,28 juta dolar AS dan kelompok garam, belerang 1,06 juta dolar AS.

“Negara utama pemasok impor yakni Singapura dengan nilai 72,84 juta dolar AS, Malaysia yang mencapai 16,80 juta dolar AS dan Perancis dengan nilai 1,68 juta dolar AS,” katanya.

hms/ida

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed