oleh

Inflasi Banjarmasin Capai 0,98 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik Kalsel Diah Utami di Kota Banjarbaru, Senin mengatakan, inflasi di Kota Banjarmasin sebesar 0,98 persen, sedangkan di Kota Tanjung inflasi mencapai 0,35 persen.

“Laju inflasi kumulatif di Banjarmasin bulan Juni 2018 terhadap Desember 2017 sebesar 1,68 persen, sedangkan laju inflasi kumulatif di Kota Tanjung 2,40 persen,” katanya ketika jumpa pers bulanan, Senin (2/7)

Kata Diah, Badan Pusat Statistik mencatat, inflasi di Kalimantan Selatan yang merupakan gabungan dari Kota Banjarmasin dan Kota Tanjung pada Juni 2018 sebesar 0,94 persen dengan laju kumulatif 1,72 persen.

Komoditas mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Banjarmasin antara lain angkutan udara, tarif rumah sakit, ikan bakar, nasi lauk dan daging ayam ras.

Komoditas di ibukota Kalsel yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain telur ayam ras, ikan gabus, udang basah, sepat siam dan tomat sayur.

Diah mengatakan, di Banjarmasin dari tujuh kelompok pengeluaran, enam yang mengalami kenaikkan indeks harga yakni kelompok bahan makanan 0,50 persen, kelompok makanan jadi 0,80 persen.

Kelompok sandang sebesar 0,43 persen dan kelompok kesehatan sebesar 1,92 persen, kelompok pendidikan mengalami kenaikan indeks 0,10 persen, kelompok transpor, komunikasi 3,41 persen.

Sementara, indeks harga satu kelompok lain yakni kelompok perumahan, air, listrik, minuman, rokok dan tembakau tidak mengalami perubahan dibandingkan bulan sebelumnya.

Disebutkan, komoditas di Kota Tanjung yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi antara lain daging ayam ras, telur ayam ras, kacang panjang, tomat sayur dan kangkung. “Komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain beras, bawang merah, bayam, sawi hijau dan ikan gabus,” ujarnya.

Badan Pusat Statistik mencatat, 82 kota menghitung indeks harga konsumen, seluruhnya mengalami inflasi dan tertinggi di Kota Tarakan 2,71 persen dan terendah di Medan dan Pekanbaru 0,01 persen.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed