oleh

Masyarakat Kota Banjarmasin Majemuk Butuh Nilai-Nilai yang Mengikat Untuk Menjaga Persatuan Dan Kesatuan

Banjarmasin,Info Banua.Kota Banjarmasin salah satu kota yang masyarakat dari beragam suku bangsa dan dapat dikatan hampir seluruh suku yang ada di Nusantara ada di kota Banjarmasin,kata Anggita MPR RI Abdul Latief Hanafiah di hadapan peserta Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di salah satu hotel di Kota Banjarmasin,Senin (2/7/2018).

Di hadapan peserta Sosialisasi Empat Pilar Abdul Latief mengatakan kemajemukan yang di masyarakat di kota Banjarmasin,jika tidak di jaga dengan baik sangat rawan akan perpecahan di karenakan perbedaan masyarakatnya.Perbedaan tersebut dapat mendorong untuk terjadinya konflik, namun sebaliknya juga dapat menjadikan persatuan dengan terwujudnya sikap saling tolerir antar warga. Akan tetapi, untuk mewujudkan persatuan dengan dasar perbedaan yang ada itu, Indonesia telah memiliki nilai-nilai yang dapat mengikatkan masyarakatnya menjadi satu kesatuan di dalam wadah negara kesatuan Indonesia.

Oleh karena itu, lanjut Abdul Latief , penting bagi masyarakat untuk memiliki nilai-nilai yang mengikat agar kesatuan di kota ini dapat terjaga.Nilai-nilai yang mengikat tersebut menurutnya tercermin dalam empat pilar kebangsaan sebagai dasar bernegara. Empat pilar tersebut antara lain, Pancasila sebagai dasar dan Ideologi Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945 sebagai konstitusi Negara serta ketetapan MPR dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk Negara, dan pilar keempat yakni Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Adanya empat pilar kebangsaan tersebut adalah untuk mewujudkan cita-cita reformasi dan pelaksanaan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara konsekuen serta untuk mengakhiri berbagai persoalan yang terjadi saat ini dan yang akan datang.

“Dengan banyaknya persoalan yang terjadi saat ini di negara kita, untuk menanganinya jelas memerlukan kesadaran dan komitmen seluruh warga masyarakat untuk memantapkan persatuan dan kesatuan nasional. Dan hal ini hanya dapat dicapai jika setiap warga negara Indonesia dapat hidup dalam kemajemukan dan bisa mengelola perbedaan yang ada,dengan baik. Karena itulah mengapa sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini terus di adakan dan kami sampaikan kepada masyarakat luas. Sebab Empat Pilar Kebangsaan merupakan nilai dan norma bangsa yang harus dipahami masyarakat agar menjadi landasan bagi kita semua dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga masyarakat Indonesia bisa menjadi masyarakat majemuk dan bisa menghindari konflik yang diakibatkan dari perbedaan,khususnya di kota Banjarmasin,” jelasnya.

Abdul Latief berharap masyarakat Kota Banjarmasin perlu pula untuk ikut membantu pemerintah dalam menguatkan 4 Pilar Kebangsaan tersebut. Hal ini dikarenakan tantangan kebangsaan hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah, harus diselesaikan secara bersama.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed