oleh

Kata Kadisbun Kalsel Agar Tandan Buah Segar tak Anjlok Diatasi Lewat Surat Perjanjian Kerjasama

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit petani mandiri yang terus merosot akhir- akhir ini hingga titik terendah Rp500 per kilogram menjadi keprihatinan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO).

Untuk mengatasi DPP Apkasindo Pusat menggelar dialog untuk mencari solusi agar harga TBS petani stabil dan menguntungkan petani sawit di Kalsel. Tak ada alasan lagi karena panen raya harga TBS anjlok.

Hal itu dikatakan Ketua DPP Apkasindo H Amin Nugroho didampingi Ketua DPW Apkasindo Kalimantan Selatan H Samsul Bahri,Jumat (27/7).

Sementara Kepala Bidang Perkebunan Disbunak Kalsel Ir HM Fauzi Noor MP mengatakan, turunnya harga TBS karena panen raya sehingga setiap perusahaan swasta maupun plat merah menyelamatkan TBS hasil kebun inti dan plasmanya karena panen raya hampir menyeluruh.

“Selain itu tahun 2018 buah kelapa sawit bongsor( berbuah lebat) ditambah tanaman baru juga berproduksi sehingga TBS petani mandiri antri belakangan. Karena antre lama hal ini mengakibatkan TBS busuk,” katanya.

Menurut Fauzi, solusi mengatasi fluktuasi harga setiap petani atau koperasi petani mandiri harus membuat Surat Perjanjian Kerjasama(SPK) dengan perusahaan Pengolah Kelapa Sawit (PKS) ditandatangani oleh Dinas Perkebunan Kabupaten. Hal ini agar harga pasar bisa diarahkan ke pabrik ketika petani menjual hasil panennya.

“Selama ini tidak ada yang bertanggung jawab karena perjanjian bisnis antara petani mandiri dengan perusahaan hanya bersifat dua pihak ,dan itupun tidak langgeng menjual ke pabrik hasil MoU tetapi secara diam-diam menjual ke pabrik lain karena mencari harga tertinggi,” kilahnya.

Akan tetapi jika produksi TBS atau kurang petani menjual ke pabrik lain, sehingga pabrik yang terikat dengan perjanjian menjadi jera.

Fauzi Noor menegaskan perjanian kerjasama jual beli TBS petani dengan perusahaan harus resmi diketahui Dinas Perkebunan kabupaten penghasil TBS. Sehingga ada pertanggungjawaban dalam pengaturan penyaluran TBS ke pabrik yang ditunjuk .

Anjloknya harga TBS petani mandiri, kata Fauzi, tidak akan lama diharapkan akhir tahun sudah normal kembali sesuai harga kebijakan yang dikeluarkan tiap bulan .

Sebagai catatan penetapan harga TBS bulan Juli 2018 yang ditetapkan gubernur via kadisbunak Kalsel harga TBS umur 7 tahun yang disepakati Rp.1.409 ,-/kg tidak berlaku bagi petani mandiri. Padahal deretan mulai umur tanam 3 tahunRp.1.073 ,- sampai umur tanam 20 tahun penetapan harga TBS HINGGA Rp.1.463,-/kg.

penulis: Ayi Kuswana

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed