oleh

Ketua PKK Kalsel, Dinkes Kalsel dan Ketua PKK Kota Banjarmasin Ikuti Video Conference Bersama Menteri Kesehatan

Memperingati Hari Anak Nasional dengan tema “Mewujudkan Anak Genius dan Tumbuh Kembang Optimal” Kementerian Kesehatan menggelar video conference yang digelar di Aula PAUD Terpadu Alam Berbasis Karakter ‘Sayang Ibu’, Taman Edukasi Banua, Selasa (31/7). Dihadiri Ketua PKK Kalsel, Ketua PKK Banjarmasin, Kadinkes Kalsel, Kadinkes Banjarmasin, Kasubdit Dikyasa Polda Kalsel.

Lewat kegiatan tersebut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada PKK Kalsel yang ikut membantu menyiapkan anak yang sehat dan unggul lewat metode belajar di alam di Taman Edukasi Banua yang dimiliki PKK Kalsel.

Taman Edukasi Banua—taman yang berisi Taman Kanak-kanak dan PAUD yang dilengkapi wahana bermain dan belajar bagi taman kanak-kanak di alam bebas.

Bahkan Menteri Kesehatan yang diwakil Dirjen Kesehatan dr. Kirana Pritasari MQIH berharap, keberadaan Taman Edukasi Banua yang merupakan ide dan gagasan Ketua PKK Kalsel Hj Raudatul Jannah dikembangkan dan dibangun di seluruh Indonesia.

“Kami memberikan apreasiasi kepada Pemprov Kalsel dalam hal yang sudah dilakukan Ketua PKK Kalsel membangun Taman Edukasi Banua yang cukup lengkap. Sehingga layak diadopsi dan dikembangkan di daerah lain di Indonesia,” katanya pada video conference memperingati Hari Anak Nasional dengan tema “Mewujudkan Anak Genius dan Tumbuh Kembang Optimal” yang digelar di Aula PAUD Terpadu Alam Berbasis Karakter ‘Sayang Ibu’, Selasa (31/7).

Dirjen Kesehatan, memberikan tanggapan usai Ketua PKK Kalsel menyampaikan paparan singkat upaya Kalsel memberdayakan anak yang genius (gesit, empati, berani,unggul dan sehat) sesuai tumbuh kembang anak. Lewat konsep belajar dan bermain di alam terbuka di Taman Edukasi Banua.

Empat daerah yang mengikuti video conference ini yakni, Pemprov Kalsel dihadiri Ketua PKK Kalsel Hj Raudhatul Janah, Ketua PKK Kota Banjarmasin dan Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Muslim. Dari Pemkab Bone Sulawesi diwakili Wakil Bupati Bone, Pemkab Pringsewu dan DIY Yogyakarta oleh Kadis Kesehatan Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Kesehatan dr Kirana mengatakan, tujuan acara ini guna meningkatkan kepedulian pusat daerah dunia usaha terhadap tumbuh kembang anak yang ada di Indonesia. Dengan upaya memantau anak secara baik dan berkala soal tinggi badan, berat badan, . lingkar kepala, agar anak menjadi tumbuh secara sehat dan berkualitas.

“Kami minta ibu-ibu di Indonesia jangan sibuk ber WA, karena bisa berakibat mengabaikan anak. Buah hati ki Anak jangan dibiarkan belajar didepan tivi.gadget.hp. karena bisa hambat bicara dan tumbuh kembang anak. Aanak harus diukur perkembangannya setiap bulan,” katanya.

Sebelum menutup sambutannya, Dirjen Kesehatan menyampaikan semua daerah harus mendukung dan mensukseskan gerakan imunisasi campak dan rubela. “Presiden Joko Widodo tanggal 1 Agustus akan membuka pencanangan kampanye imunisasi campak dan rubela di Makasar,” katanya.

Sementara Ketua PKK Kalsel Hj Raudatul Jannah mengatakan, guna membantu tumbuh kembang anak di Kalsel, PKK Kalsel berinisiatif membangun Taman Edukasi Banua yang berisi PAUD berbasis alam, yang dilengkapi sarana bermain yang berbasis alam.
“Taman Edukasi Banua dilengkapi Taman Lalulintas yang memberikan pelajaran anak usia dini belajar tentang berlalu-lintas lengkap dengan rambu lalu-lintas. Ada pelayanan ibu anak dengan simulasi anak sehat, rumah pintar serta wahana bermain yang lengkap. Yang semuanya untuk menunjang tumbuh kembang anak agar sehat dan genius,” katanya.

Pengembangan program SDIDTK di provinsi Kalsel sudah dilakukan berbagai sarana kesehatan dan pendidikan diantaranya di 14 RSUD sudah ada poli tumbuh kembang anak di puskesmas berjumlah 206, puskesmas 88 persen dan di sarana pendidikan (TK-PAUD-RA) berjumlah 2532 atau 70,4 persen dan kecapaian kunjungan bayi 36307 atau 46 persen dan kunjungan balita124487 atau 31,1 persen.

Rel/hms

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed