oleh

Pelindo III Banjarmasin Sembelih 10 Sapi dan 17 Kambing

Menyambut Hari Raya Idhul Adha 2018, PT Pelindo III Kota Banjarmasin memberikan sumbangan 10 ekor sapi dan 17 ekor kambing yang akan dibagikan kepada warga sekitar pelabuhan. Serta beberapa wilayah di lima kecamatan Kota Banjarmasin khsusunya warga kurang mampu.

“Bantuan hewan kurban kepada masyarakat sekitar pelabuhan yang dilakukan setiap tahun merupakan bentuk kepedulian PT Pelindo III Banjarmasin,” kata  General Manager PT Pelindo III Kota Banjarmasin Recky Julius Uruilal, Selasa (21/8).

Kata Julius, pihaknya juga menerima hampir 100 proposal dari masyarakat untuk bisa diberikan bantuan daging kurban, dimana tak semuanya bisa dipenuhi. Hal ini karena disesuaikan dengan ketersediaan hewan kurban yang sudah ditetapkan.

Namun demikian kata Julius, diharapkan pembagian daging hewan kurban bisa merata diberikan dan bisa dirasakan oleh warga kurang mampu di momen Hari Raya Idhul Adha kali ini.

“Harapan kami kedepan dengan kepedulian dari PT Pelindo III Banjarmasin bisa turut memberikan kebahagiaan warga sekitar pelabuhan,” katanya.

PT Pelindo III Kota Banjarmasin juga memberikan bantuan dana kemitraan yang merupakan program tetap ini diberikan dua tahap, tahap pertama nilainya kurang lebih Rp1,6 Miliar yang dibagikan kepada masyarakat.

“Dana kemitraan ini dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang usaha, masyarakat di Kota Banjarmasin bisa mengembangkan usahanya,” katanya.

Recky mengatakan, pihaknya juga siap berkolaborasi dengan program Pemko Banjarmasin, untuk bersama-sama menciptakan wirausahawan baru dan mensejahterakan masyarakat yang ada di Kota Banjarmasin.

“Pelindo III Banjarmasin hadir dan siap mendukung program Pemko Banjarmasin, bahkan bila memungkinkan nilai bantuan juga akan ditingkatkan jumlahnya,” katanya.

Menurut Recky, saat ini mitra binaan terjaring ada 20 orang pelaku usaha kecil yang akan menerima bantuan. Syarat untuk mendapatkan program kemitraan tak terlalu sulit, salah satu usaha kecil tersebut sudah berjalan tapi terkendala modal pengembangan.

“Untuk nominal bantuan memang berbeda-beda minimal Rp50 juta sampai Rp100 juta setiap pelaku usaha. Karena memang usahanya juga bermacam-macam misalnya, ada pelaku usaha mulai pengrajin kain sasirangan, pengolahan ikan asin, dll,” katanya.

ida

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed