oleh

Hadapi Tahun Politik, Komisi Informasi Pusat Desak Pemilu Transparan

Dalam menghadapi tahun politik maka Komisi Informasi (KI) mempunyai kewajiban untuk mengawal dan memonitor setiap tahapan pemilu dan pemilihan.

“Karena tahun 2018 dan 2019 adalah tahun politik dilaksanakannya tahapan pemilu dan pemilihan sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi publik, pemilu dan pemilihan tersebut harus transparan dan akuntabel serta melibatkan partisipasi masyarakat maka komisi informasi mempunyai kewajiban untuk mengawal dan memonitor setiap tahapan agar berjalan sukses,” kata Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat Gede Narayana usai acara pembukaan Rakornas ke-9 seluruh Indonesia di Hotel Golden Tulip Banjarmasin Selasa (28/8).

Dalam rangka transparansi tahapan dan pemilu maka pada Rakornas ini, Komisi Informasi (KI) Pusat menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan gubernur, bupati dan wali kota dengan prinsip Keterbukaan Informasi Publik. Kerjasama tiga lembaga publik itu dilakukan dalam bentuk penandatanganan MoU disela-sela acara pembukaan rakornas di Kota Banjarmasin Kalsel.

MoU dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi para pihak dalam melakukan komunikasi, koordinasi dan kerja sama dalam rangka pengawalan penyelenggaraan Pemilu dan pemilihan gubernur, bupati dan wali kota dengan prinsip keterbukaan informasi publik. Adapun tujuannya, untuk mewujudkan proses penyelenggaraan pemilu yang terbuka jujur, dan adil sesuai dengan prinsip Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Penandatanganan MoU juga guna menjamin hak akses para pihak terhadap informasi pemilu dan pemilihan untuk kepentingan penyelenggaraan, pengawasan dan penegakan hukum pemilu dan pemilihan dengan prinsip keterbukaan informasi publik.
Pada pelaksanaan rakornas ke-9, KI se Indonesia selama tiga hari, 28-29 Agustus itu mengangkat tema, Pengarustanamaan Keterbukaan Sebanyak 31 KI provinsi, 4 KI kabupaten, dan 1 KI kota meramaikan rakornas ini.
Kegiatan rakornas juga dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Rudy Antara, Sekdaprov Kalsel Haris Makkie dan Ketua KI Kalsel.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed