oleh

Upayakan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual Umkm, Kanwil Kemenkumham Kalsel Adakan Seminar Ki

BANJARMASIN –  Dalam rangka penyebaranluasan informasi dan peningkatan wawasan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dibidang Kekayaan Intelektual (KI), Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan adakan Seminar Pencegahan Pelanggaran KI bagi UMKM di wilayah Kalimantan Selatan tahun 2018, Selasa (27/08).

Diikuti oleh 60 orang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah Kalimantan Selatan dengan narasumber, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Subianta Mandala dan Konsultan Lembaga Pemberdayaan Perkoperasian dan Usaha Kecil Menengah (LP2UKM), H. Abu Hanifah

“dalam prakteknya masih banyak para pelaku UMKM yang masih belum mendaftarkan KI nya di Kementerian Hukum dan HAM. Padahal apabila telah didaftarkan dan bersertifikat maka apabila ada terjadi pelanggaran atau pencurian ide atas produk dapat di gugat di pengadilan secara pidana. Manfaat lainnya yaitu dapat memudahkan dalam pemasaran dan meningkatkan persaingan di pasar regional global”, kata Kepala Kantor Wilayah, Ferdinand Siagian saat membuka kegiatan seminar pagi hari ini.

Saat Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Subianta Mandala menyampaikan materi alur proses pendaftaran KI yang dimulai dari pemohon mendaftarkan ke Kanwil Kemenkumham terdekat kemudian di lanjutkan prosesnya di Ditjen KI Kemenkumham RI Konsultan Lembaga Pemberdayaan Perkoperasian dan Usaha Kecil Menengah (LP2UKM), H. Abu Hanifah lebih kepada teknis lapangan promosi produk-produk unggulan di Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan.

Diharapkan setelah seminar ini akan timbul pengetahuan dan kesadaran masyarakat khususnya para pelaku UMKM untuk segera mendaftarkan KI dan melakukan upaya penyelesaian apabila terjadi pelanggaran di bidang KI

rel/inf

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed