oleh

Politeknik Banjarmasin Tepati Janji Tridarma

Politeknik Banjarmasin dalam mewujudkan TridharmaPerguruan Tinggi jalur Pengabdian Masyarakat mengerahkan sejumlah Mahasiswa teknik mesin memodifikasi mesin-mesin pertanian didesa Pejambuan kecamatan Sungai Tabuk kabupaten Banjar. Praktek terapan teknologi bentuk sosial kepada Kelompok Tani, Kamis (25/10/2018).

Kelompok Tani Beruntung Handil Tatah Pandan, Kepala BPP.SungaiTabuk H Yajidi SP mengharapkan, partisipasi Poliban peduli petani yang dilaksanakan pada tahun kedua bisa membangkitkan semangat petani dalam aktifitas pertanian. Di Sungai Tabuk khususnya banyak alsintan yang kurang epektif daya kerjanya, saat digunakan karena berbeda keperluannya.

“Alsintan yang kurang epektif misalnya power threser yang trifungsi (untuk padi, jagung dan kedelai sebanyak 27unit bantuan APBN 2016 nyaris tidak digunakan karena kurang tepat peruntukannya sehingga harus dimodifikasi agar dirasakan manfaatnya oleh petani,” terang Yajidi.

Dikatakan Yazidi, sebagai pembina petani dikecamatan dimana tersapat lahan lebak Sub Areal B, tentu harus menggunakan teknologi yang mumpuni karena apabila tidak, lahan sekitar 200 hektar di handil Tatah Pandan tidak bisa digarap maksimal.

“Alasan klasik apabila musim hujan kebanjiran, sedangkan musim kemarau kekeringan dan banyak terjadi kebakaran lahan dan hutan,” jelasnya.

Menurut dosen pembimbing Ir Jarot M.Eng, pihak Politeknik Banjarmasin di Handil Tatah Pandan akan dibangun sumur bor dan pemasangan hidrant untuk pengairan lahan pertanian dikala kemarau dan penyediaan air untuk memadamkan api bila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Praktek modifikasi dan reparasi alsintan yang diselenggarakan ditandai reparasi traktor tangan berikut penggantian suku cadang yang rusak oleh mahasiswa dan perani terutama operator,” ungkapnya.

Ayi Kuswana

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed